Solopos Hari Ini: Gibran Muncul, Jokowi Dukung Anak Muda

Solopos Hari Ini: Gibran Muncul, Jokowi Dukung Anak Muda
29 Juli 2019 10:40 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Presiden Joko Widodo menyerahkan kepada Gibran Rakabuming Raka soal dukungan dalam survei calon wali kota Solo. Jokowi memandang anak muda harus berperan sebagai pemimpin termasuk di daerah.

Jokowi menyampaikan hal itu kepada wartawan saat ditanya mengenai kedua anaknya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, yang masuk bursa calon wali kota (cawali) Solo dalam Pilkada 2020. "Saya serahkan ke Gibran. Sama waktu dia mau jualan martabak, silakan, mau jualan pisang, ya silakan. Saya paksa pegang pabrik juga enggak mau, kita demokratis," kata Jokowi.

Kabar mengenai munculnya nama putra Jokowi di survei kandidat calon wali kota Solo menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (29/7/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di Harian Umum Solopos edisi hari ini terdapat kabar tabrak lari di Sragen, Ada dua orang korban meninggal dunia dalam tabrak lari di Sragen itu.

Korban 2 Orang, Dievakuasi setelah 1,5 Jam

Dua warga Sragen, Hariyanto, 36, dan Joko Purnomo, 32, warga Dukuh Krebet, RT 02/RW 04, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Sragen, menjadi korban tabrak lari di Sragen. Tabrak lari dengan dua korban itu terjadi di Jl. dr. Soetomo, Beloran, Sragen, Minggu (28/7/2019) pagi.

Kedua pemuda itu mengembuskan napas terakhir setelah mengalami luka parah pada bagian kepala. Informasi yang dihimpun Espos, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar mengenai warga Karanganyar yang mengampanyekan pelestarian lingkungan. Ada pula ulasan mengenai pembubaran 15 koperasi di Solo.

Seni dan Budaya untuk Pelestarian Lingkungan

Warga Desa Kemuning memberdayakan kesenian dan kebudayaan untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan dan mencegah eksploitasi alam berlebihan.

Komunitas Budaya dan Pariwisata Kampung Kodok di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar mengemas kritik sosial itu dalam kirab budaya dan prosesi Bedayan Pucuk Putri yang akan diselenggarakan pada Selasa (30/7/2019).

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

15 Koperasi di Solo akan Dibubarkan

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Solo mengajukan pembubaran 15 koperasi kepada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Langkah ini diambil lantaran koperasi-koperasi tersebut pasif dan tidak memenuhi kewajiban sebagai koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Solo, Nur Haryani, kepada wartawan, akhir pekan lalu, menjelaskan 15 koperasi tersebut pernah dibina sebelum diputuskan untuk dibubarkan, tetapi pendekatan dan pembinaan itu tak membuahkan hasil.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.