Pemadaman Kebakaran di TPA Putri Cempo Solo Terkendala Kabel Listrik

Petugas dari PLN berjaga-jaga di lokasi kebakaran TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, karena kebakaran terjadi di dekat kabel listrik, Senin (29/7/2019). (Solopos - Candra Mantovani)
29 Juli 2019 17:15 WIB Candra Mantovani/Suharsih Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo belum bisa memastikan kapan api yang membakar tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Senin (29/7/2019), bisa padam sepenuhnya.

Reporter Solopos, Candra Mantovani, yang berada di lokasi TPA, melaporkan hingga Senin sore petugas (damkar) terus berupaya memadamkan dan melokalisasi api agar tidak meluas. Petugas membutuhkan waktu lama lantaran ada kabel listrik PLN di dekat gunungan sampah yang terbakar.

Air tidak bisa langsung disemprotkan dari mobil damkar ke api di puncak gunungan sampah lantaran dikhawatirkan mengenai kabel listrik dan memicu korsleting.

"Kalau korsleting nanti efeknya bisa ke seluruh kota [Solo]," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Gatot Sutanto, di lokasi.

Untuk mengakali agar air tak mengenai kabel, personel damkar harus naik ke gunungan sampah dengan membawa selang untuk menyemprotkan air langsung ke titik api. Itulah yang membuat proses pemadaman kebakaran di TPA Putri Cempo membutuhkan waktu lama.

Gatot memprediksi proses pemadaman kebakaran itu tidak cukup dalam sehari semalam. Apalagi ada yang risiko tumpukan sampah longsor yang bisa membahayakan petugas. "Jadi memang harus ekstra hati-hati," jelas dia.

Selama proses pemadaman ada petugas dari PLN yang siaga di lokasi. Mereka mengamati sehingga jika dibutuhkan untuk segera memutuskan aliran listrik bisa dilakukan secepatnya.

"Ini sudah mulai padam, tinggal yang di bagian atas. Tapi itulah yang bahaya karena kabel tadi," jelas Gatot.

Sebagaimana diinformasikan, api membakar tumpukan sampah yang menggunung di TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo. Api diketahui kali pertama pukul 11.50 WIB. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.