Sekretaris PDIP Solo: Gibran Rakabuming Populer, Tapi Itu Tidak Cukup!

Gibran Rakabuming Raka mengendarai motor custom Royal Enfield 500 beberapa saat sebelum city rolling Burnout 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (1/9 - 2018). (Istimewa)
29 Juli 2019 21:40 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Popularitas dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, tak perlu diragukan. Popularitas itu pula yang membuat nama keduanya muncul dalam hasil survei kepemimpinan Kota Solo 2020-2025 oleh Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri).

Dalam survei itu, Gibran menjadi sosok yang potensial menjadi kandidat calon Wali Kota Solo melalui Pilkada 2020. Namun PDIP sebagai partai politik yang dominan di Kota Solo dalam Pemilu 2019 punya pandangan berbeda. Apa kata PDIP?

Sekretaris DPC PDIP Teguh Prakosa menilai sosok Gibran Rakabuming belum memiliki jam terbang yang tinggi. Menurutnya, langkah Gibran dalam percaturan politik lokal masih perlu diasah.

“Kalau bicara populer ya anak-anak muda yang muncul di sosial media itu jauh lebih populer. Saya kira itu saja tidak cukup,” kata dia.

Saat ditemui wartawan di Sukoharjo, Minggu (28/7/2019), Presiden Jokowi mengaku sudah membaca survei yang menunjukkan dua puteranya masuk bursa Pilkada Solo 2020. Namun, Jokowi mengembalikan lagi keputusan itu kepada Gibran dan Kaesang. Dia mengaku akan mendukung apapun jalan yang ditempuh kedua anaknya, baik sebagai pebisnis atau pun di bidang politik.

Gibran Rakabuming sendiri mengaku tidak ada paksaan dalam keluarganya untuk berkarier di bidang tertentu. Dia berterima kasih atas pandangan positif yang diberikan oleh masyarakat Solo melalui survei tersebut.

“Di keluarga saya, Bapak dan Ibu itu tidak pernah memaksakan harus jadi ini, harus jadi itu, harus jadi pengusaha, atau harus jadi apa. Di keluarga kita itu cukup demokratis, enggak ada pemaksaan,” kata dia.