Hindari Motor Angkut Bebek, Mobil Brio Nyemplung ke Sawah Klaten

Warga menonton mobil yang tercebur ke sawah di simpang tiga perbatasan Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, dan Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Selasa (30/7 - 2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
30 Juli 2019 12:45 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Mobil Honda Brio yang baru sebulan dibeli tercebur di sawah setelah menghindari pengendara sepeda motor di wilayah perbatasan Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum dan Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/7/2019) pagi.

Kecelakaan terjadi di simpang tiga perbatasan Desa Ngrundul dan Karanglo, Klaten, sekitar pukul 07.00 WIB. Mobil berisi pengemudi dan penumpang dari Jogja. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Informasi yang dihimpun solopos.com di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika mobil berpelat nomor warna putih AB 1733 XY itu melaju menuju ke Karanglo. Mobil melaju di belakang sepeda motor yang menarik gerobak berisi bebek.

Sampai di simpang tiga, secara tiba-tiba pengendara sepeda motor tak dikenal membelok ke kanan tanpa menyalakan sein.

"Daripada menabrak orangnya, saya banting setir ya arahnya ke sawah," kata pengemudi mobil yang enggan menyebutkan namanya tersebut lantaran tak ingin anaknya khawatir saat ditemui solopos.com di lokasi kejadian.

Pria asal Jogja itu mengatakan saat itu dia berkendara dengan istrinya. 

"Saya hanya lecet saja di tangan. Istri saya juga tidak mengalami luka. Beruntung ada airbag sehingga tidak luka parah," kata sopir tersebut.

Dia menuturkan saat itu dalam perjalanan untuk melayat di wilayah Kecamatan Jatinom. Mobil yang dia kemudikan baru sekitar sebulan dibeli.

Salah satu warga, Iqbal, 16, yang ada di lokasi kejadian mengatakan saat tercebur posisi mobil miring. "Kemudian didorong warga bersama-sama agar kembali ke posisi semula," urai dia.

Iqbal menjelaskan warga tak mengetahui identitas pengendara sepeda motor. Saat kecelakaan terjadi, pengendara sepeda motor tetap melaju.

Kapolsek Kebonarum, Iptu Prawoto, menjelaskan belum menerima laporan soal kecelakaan tersebut.

"Biasanya kalau ada kejadian kecelakaan dilaporkan ke mapolsek dan diteruskan ke Satlantas. Kawasan di sekitar Karanglo dan Ngrundul itu memang kerap terjadi kecelakaan. Namun, tidak sampai parah. Hanya kecelakaan ringan-ringan saja," jelas dia.