Jika Bukan PDIP, Gerindra Siap Usung Gibran Jadi Wali Kota Solo

Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah), di acara Dolan Dolen di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (12/5 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
31 Juli 2019 06:30 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ikut membuka peluang pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam ajang kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Solo 2020. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dipersilakan bergabung dengan Gerindra.

Sebagai poros di luar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak akan berkoalisi dengan partai lain, pihaknya siap mengusung Gibran. Pasalnya, saat ini PDIP telah memiliki tokoh lain yang besar kemungkinan diusung, yakni Achmad Purnomo.

“Kami akan melihat peta politiknya. Kalau PDIP sepakat mengusung Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa, kami mungkin akan mengajak Gibran [Rakabuming]. Sebaliknya, kalau PDIP mengusung Gibran, kami gantian mengusung Pak Purnomo. Kami berkomitmen menjadi poros di luar PDIP,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (30/7/2019).

Ardianto mengatakan keputusan itu merupakan hasil kesepakatan final karena PDIP dianggap sudah menutup diri untuk berkoalisi dengan partai lain. PDIP tidak menerima usulan bakal calon (balon) wali kota maupun balon wakil wali kota selain yang diusulkan partai berlambang moncong putih itu.

“Dia merasa di Solo kan kursinya besar, mereka sudah percaya diri. Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Purnomo, tokoh partai-partai lain juga sudah. Intinya kami siap melawan PDIP," kata dia.

Dari internal Partai Gerindra, sambung Ardianto, sebenarnya tak kurang kader untuk dicalonkan. Salah satunya, Ferry Juliantono yang namanya sempat digadang-gadang menjadi balon wali kota. Namun kini munculnya nama Gibran Rakabuming tampaknya mengubah situasi.