Gibran Calon Potensial Wali Kota Solo, PKS: Surveinya Punya Tendensi!

Gibran Rakabuming Raka. (Solopos/Dok)
31 Juli 2019 08:30 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Munculnya nama dua putra Joko Widodo (Jokowi) yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dalam sebuah survei figur potensial calon Wali Kota Solo mengubah peta politik menjelang Pilkada Solo 2020. 

Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Sugeng Riyanto menganggap kemunculan Gibran dalam bursa tersebut memunculkan dinamika. Namun nama yang dihasilkan dari survei itu dianggap tidak bisa dijadikan pegangan.

“Yang mengadakan survei pasti punya misi. Meskipun mereka mempunyai dana sendiri. Pasti ada misi atau tendensi politik yang dibawa,” kata Sugeng, Selasa (30/7/2019).

Berdasarkan survei yang dibuat Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi Solo, nama Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk dalam daftar empat tokoh dengan popularitas dan akseptabilitas tertinggi. Bahkan Gibran bersaing dengan Achmad Purnomo (Wawali Solo) dan Teguh Prakosa (Ketua DPRD Solo).

PKS memilih untuk menjalankan mekanisme internal. Proses (pemilihan bakal calon) itu cukup lama, dimulai dari pemilu raya (pemira) dengan meminta pendapat seluruh kader.

Sementara itu, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ikut membuka peluang pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam ajang kontestasi Pilkada Solo 2020. Putra sulung Presiden Jokowi itu dipersilakan bergabung dengan Gerindra. Sebagai poros di luar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak akan berkoalisi dengan partai lain, pihaknya siap mengusung Gibran.

“Kami akan melihat peta politiknya. Kalau PDIP sepakat mengusung Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa, kami mungkin akan mengajak Gibran. Sebaliknya, kalau PDIP mengusung Gibran, kami gantian mengusung Pak Purnomo. Kami berkomitmen menjadi poros di luar PDIP,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno dia, saat dihubungi, Selasa.