Calhaj Asal Sleman Meninggal Saat Tidur Di Pemondokan 

Calhaj kloter pertama asal Sukoharjo berswafoto menjelang keberangkatan di Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Boyolali, Minggu (7/7 - 2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
31 Juli 2019 17:15 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Seorang calon haji (calhaj) asal Tegalyoso, Banyuraden, Sleman, DIY, meninggal dunia saat tidur di Pemondokan Jemaah Haji, Arab Saudi, Selasa (30/7/2019) pukul 05.45 waktu setempat. 

Calhaj bernama Muhammad Ismail Slamet, 46, itu meninggal diduga terkena serangan jantung saat tidur. Ismail berangkat ke Tanah Suci pada Senin (15/7/2019) bergabung dengan kloter 26 dari Embarkasi Adi Soemarmo Solo. 

Kasubag Penerangan Humas dan Protokol Asrama Haji Donohudan Boyolali, Agus Widakdo, mengatakan Ismail sudah berada di Arab selama 15 hari untuk menunaikan ibadah haji. Ismail kali pertama diketahui terkena serangan jantung saat tidur oleh rekan satu kamarnya di dalam Pemondokan para jemaah haji. 

Mengetahui hal tersebut, rekan sekamarnya kemudian mengabarkan kejadian tersebut kepada para petugas kloter yang sedang piket berjaga.

“Benar dia terkena serangan jantung saat beristirahat dan tidur. Saat itu rekan satu kamarnya yang pertama mengetahui Ismail terkena serangan jantung. Rekannya tersebut langsung bertindak dengan melapor agar ada tindakan medis kepada yang bersangkutan,” ucapnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (31/7/2019).

Ismail kemudian langsung diberi tindakan medis oleh tim kesehatan kloter bersama dengan tim gerak cepat di lokasi tersebut. Namun, tindakan medis yang dilakukan tim kesehatan tidak mampu menolong nyawa Ismail. 

Jenazah Ismail direncanakan dimakamkan di Sharayya-Makkah seperti beberapa jamaah haji lainnya.