Terpergok Curi Burung Di Sukoharjo, Warga Semanggi Babak Belur Dihajar Massa

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
31 Juli 2019 23:40 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Angga Arifin Ansa, warga Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, babak belur dihajar massa setelah terpergok mencuri dua ekor burung jenis kacer poci dan cucakrawa milik Dwi Yanto, warga Desa Bakalan, Polokarto, Sukoharjo, Rabu (31/7/2019) dini hari.

Angga lalu digelandang ke Mapolsek Polokarto untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu, Angga beraksi sendirian mengendarai sepeda motor menuju rumah Dwi Yanto.

Kala itu, kondisi rumah Dwi Yanto cukup sepi lantaran penghuni rumah tengah tertidur lelap. Angga berjalan mondar mandir di sekitar rumah Dwi Yanto. Dia mengamati kondisi rumah Dwi Yanto.

Tak berapa lama kemudian, Angga langsung memanjat pagar rumah Dwi Yanto. Dia mengambil sangkar burung berisi cucakrawa di teras rumah dengan cekatan. Angga lantas melarikan diri menuju areal persawahan.

“Pelaku membuang sangkar burung di areal persawahan. Dia lantas kembali ke rumah korban untuk mencuri burung lainnya,” kata Kepala Desa Bakalan, Mardiyanto, kepada Solopos.com, Rabu.

Angga hendak mengambil burung jenis kacer poci di dalam sangkar di teras rumah Dwi Yanto namun aksinya dipergoki sejumlah warga setempat. Angga sempat diinterogasi warga setempat sesaat setelah mencuri burung.

Saat beberapa warga mengetuk pintu rumah Dwi Yanto, Angga berusaha melarikan diri dengan menaiki mobil pikap. Namun, Angga terjatuh saat hendak menaiki mobil.

“Korban tidak tahu hewan peliharaannya dicuri pelaku. Pelaku beraksi sendirian pada malam hari. Mungkin menunggu penghuni rumah tidur,” papar dia.

Sementara itu, Kapolsek Polokarto, AKP Aris Dwi Handoko, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan pelaku yang memiliki tato di sekujur tubuhnya langsung dibawa ke Mapolsek Polokarto.

Polisi menyita barang bukti berupa dua sangkar burung dan sepeda motor milik pelaku. Pelaku menderita luka lebam dan memar di tubuhnya. Saat ini, pelaku masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Petugas telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian termasuk korban,” kata dia.