Lalu Lintas Manahan Berubah Lagi, Netizen Pusing

Flyover Manahan Solo (Instagram/pariwisatasolo)
02 Agustus 2019 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Penataan lalu lintas di kawasan Flyover Manahan Solo terus dilakukan. Kini, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo tengah menata pulau jalan Simpang Tiga Patung Kuda Manahan yang membuat kawasan tersebut cukup lebar.

Tetapi, di sebelah utara Patung Kuda Manahan terjadi pertemuan arus yang membuat pengendara harus waspada. Pihak Dishub Solo bakal memasang water barrier untuk memisahkan arus dari arah selatan dan utara yang bertemu di sebelah utara Patung Kuda Manahan.

Diberitakan Solopos.com, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Mudo Prayitno, mengatakan, tidak ada perubahan yang signifikan pada arus lalu lintas setelah penataan pulau jalan di kawasan Patung Kuda Manahan selesai. Kendaraan dari arah barat atau JL. Menteri Supeno yang hendak naik ke Flyover Manahan tidak boleh langsung belok kanan. Tetapi, harus menuju Jl. M.T Haryono lalu mengarah ke selatan.

Sementara arus lalu lintas dari Jl. M. T Haryono yang hendak menuju barat atau Jl. Menteri Supeno harus berhati-hati melintasi sisi utara Patung Kuda. Kendaraan dari utara dilarang berbelok kiri atau di sebelah barat Patung Kuda dan wajib lurus ke arah barat.

Rencana perubahan manajemen rekayasa lalu lintas di kawasa Taman Patung Kuda Manahan Solo tersebut membuat netizen bingung. Beberapa netizen melontarkan komentar lewat fanpage Facebook Solopos.com, Kamis (1/8/2019).

Ruwet,” komentar Adi Wardhana.

Perencanaan kurang matang dari awal,” imbuh David Rahman Permana.

Sebelumnya, Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Nur Basuki, mengatakan bahwa pembongkaran pulau jalan bertujuan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pengguna jalan. Menurutnya, pulau jalan di sekitar Patung Kuda yang telah diratakan membuat plaza di sekitar Patung Kuda Manahan jadi lebih lebar.