3 Jenis Cabai Jadi Momok Penyumbang Inflasi Solo Juli 2019

Pedagang memperlihatkan cabai rawit yang dijualnya, Jumat (21/6 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
02 Agustus 2019 10:40 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Harga cabai yang kian melambung memicu inflasi di Kota Solo pada Juli 2019. Sebanyak tiga jenis cabai menyumbang angka inflasi terbanyak pada bulan lalu.

Kenaikan harga cabai ini disinyalir lantaran jumlah panen cabai tak banyak sehingga memengaruhi pasokan dari daerah sentra produksi. Adapun Solo tercatat mengalami inflasi sebesar 0,38% pada Juli lalu.

Kasi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Herminawati, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan harga-harga komoditas pada Juli 2019, Solo mengalami inflasi sebesar 0,38% atau lebih tinggi 0,09% jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

“Cabai menjadi komoditas penyumbang inflasi terbanyak karena kenaikan harga, meliputi cabai rawit, cabai merah, dan cabai hijau. Setelah itu baru disusul petai dan tarif pulsa ponsel,” ujarnya kepada wartawan di Solo, Kamis (1/8/2019).

Herminawati menjelaskan harga cabai rawit naik 61,4% dengan memberi andil inflasi sebesar 0,15%, cabai merah naik 26,79% (andil inflasi 0,08%), cabai hijau naik 38,35% (andil inflasi 0,05%), petai naik 16,7% (andil inflasi 0,05%), dan tarif pulsa ponsel naik 1,64% (andil inflasi 0,03%).

Di sisi lain, inflasi disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya angka indeks harga konsumen.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga adalah kelompok bahan makanan (naik 1,22%), kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (naik 0,3%), kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (naik 0,09%), kelompok sandang (naik 0,33%), kelompok kesehatan (naik 0,17%), kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (naik 0,01%), dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan (naik 0,12%).

Kasi Bina Usaha dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan Solo, Veronica Erna, mengatakan informasi dari sejumlah distributor di Solo banyak daerah sentra produksi cabai yang tak banyak menuai hasil panen.

Hal ini lantaran adanya kerusakan pada komoditas tersebut sehingga hasil panen tak maksimal.

“Biasanya di Solo itu pemasoknya dari Lombok dan Bima, tapi bulan-bulan ini tidak ada pasokan dari sana. Temanggung yang kerap menyetor banyak komoditas cabai juga panennya sedikit,” paparnya.

Kepala Pasar Legi Solo, Marsono, mengatakan harga cabai masih stabil tinggi. Berdasarkan pantauan pada Kamis (1/8/2019), harga cabai merah besar Rp40.000/kg, cabai merah keriting Rp50.000/kg, cabai rawit merah Rp75.000/kg, dan cabai hijau besar Rp25.000/kg.