Sepekan, 3 Kali Mobil Polisi Adu Moncong Dengan Bus Nyolong Jalur Lawan di Klaten

Mobil patroli polisi berhadap-hadapan dengan memaksa mundur bus Sumber Kencono di rel KA bypass Klaten, Senin (29/7/2019). (Istimewa - Instagram @_infocegatansolo)
02 Agustus 2019 22:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Warga Klaten dibikin geram dengan ulah sopir bus yang nyolong jalur lawan saat menunggu kereta api (KA) lewat di perlintasan KA Jl. Bypass Klaten.

Dalam sepekan terakhir ada tiga kejadian bus yang nyolong jalur lawan, dua di antaranya dipaksa mundur oleh mobil patroli polisi. Selain menyebabkan kemacetan, bus nyolong jalur itu dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, kali perama bus nyolong jalur di perlintasan rel KA dekat Mapolres Klaten dilakukan bus Sumber Selamat yang melaju dari arah selatan ke utara atau Jogja-Solo.

Bus ini langsung tancap gas di lajur kanan yang seharusnya untuk kendaraan dari arah berlawanan saat hendak melintasi perlintasan KA itu, Senin (29/7/2019) siang. Kebetulan, saat itu ada mobil patroli polisi jenis backbone dari arah utara ke selatan.

Mobil patroli polisi itu berhadap-hadapan dengan bus Sumber Selamat dan memaksa mundur bus tersebut agar kembali ke jalur yang seharusnya. Peristiwa kedua dilakukan sopir bus Sugeng Rahayu di Jl. Bypass Klaten, Selasa (30/7/2019).

Waktu itu, bus tersebut hendak nyolong jalur kanan dari arah selatan ke utara atau Jogja-Solo tepatnya di traffic light dekat Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Pada saat bersamaan muncul mobil yang dikemudikan Kabagops Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman.

Melihat hal itu, AKP Didik Sulaiman menghentikan bus tersebut dan memberi pemahaman terhadap sopir bus bahwa perbuatannya membahayakan pengguna jalan lain. Selanjutnya, sopir bus diberi surat tilang.

Terakhir, aksi nyolong jalur dilakukan bus Langen Mulyo Putra di dekat perlintasan rel KA Jl. Bypass Klaten, Rabu (31/7/2019). Bus Langen Mulyo Putra hendak nyolong jalur lawan dari arah utara ke selatan atau Solo-Jogja.

Dari arah berlawanan ada mobil patroli Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten yang ditumpangi anggota Dishub setempat dan anggota Satlantas Polres Klaten. Bus Langen Mulyo Putra dipaksa berjalan mundur hingga ke jalur yang benar.

Pada saat bersamaan, bus Mira ternyata juga berniat nyolong jalur dari arah selatan ke utara. Anggota Satlantas Polres Klaten langsung menilang sopir bus Langen Mulyo Putra dan pengemudi bus Mira.

“Perlintasan rel KA di Jl. Bypass ini di dekat perempatan Sendangan termasuk jalur ramai, terlebih saat jam-jam sibuk [pagi dan sore hari]. Jika KA melintasi rel di sini, langsung terjadi penumpukan kendaraan. Biasanya di saat seperti itu, sopir bus tidak sabar sehingga langsung ngeblong,” kata salah seorang warga Mojayan, Klaten Tengah, Wito, 47, saat ditemui di Jl. Bypass Klaten, Jumat (2/8/2019).

Aksi nyolong jalur lawan itu mengakibatkan kondisi jalan dipenuhi bus. Aksi seperti itu juga memicu kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Hal senada dijelaskan warga Klaten lainnya, Mardi, 60. Selain bus, aksi nyolong jalur itu juga sering dilakukan pengemudi kendaraan pribadi. Warga pun tak dapat berbuat banyak saat melihat aksi semacam itu.

“Aksi seperti itu kemungkinan masih terus terjadi di waktu mendatang [meski ada yang sudah ditilang]. Soalnya tidak mau ada yang mengalah saat di jalan,” katanya.

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan polisi selalu memberikan surat tilang terhadap pengemudi kendaraan yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.

“Aksi ngeblong di jalan itu jelas membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” katanya.