Stadion Manahan Solo Diresmikan Saat Haornas Bulan Depan

Deretan kursi membentuk motif batik di tribune Stadion Manahan Solo. Foto diambil Jumat (2/8/2019). (Solopos - Mariyana Ricky P.D.)
03 Agustus 2019 05:40 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Proyek revitalisasi Stadion Manahan Solo berjalan sesuai target. Saat ini, progres proyek itu sudah hampir 90 persen. Stadion yang disebut mini Gelora Bung Karno (GBK) itu rencananya diresmikan bersamaan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September mendatang.

Revitalisasi Stadion Manahan digarap lewat skema Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Penta Rekayasa. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Bangunan Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kusworo Darpito, mengatakan pembangunan menyisakan trek atletik, fasad, pemasangan kursi, dan beberapa arsitektural.

“Per pekan ini sudah sekitar 87,2 persen. Informasi sementara peresmian berlangsung 9 September. Tapi kami lihat perkembangan ke depan apakah tanggal itu stadion sudah siap diresmikan atau belum,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Jumat (2/8/2019).

Sesuai rencana, fasad (bagian muka bangunan) bermotif batik kawung untuk mengakomodasi unsur muatan lokal, sama seperti penataan kursinya. Direktur Utama PT Datra Internusa selaku rekanan pembuat kursi penonton, Benson E. Kawengian, mengatakan pemasangan kursi sudah 81,34 persen selesai.

“Ada beberapa kriteria yang membuat kursi di sebuah arena atau stadion itu nyaman, mulai dari kualitas material kursi hingga ukuran kursi itu sendiri. Namun yang sering diabaikan adalah jarak antarkursi. Beberapa waktu lalu kami sempat mendengar soal jarak antarkursi yang dikeluhkan di salah satu stadion. Kursi di Stadion Manahan kami rancang memperhatikan kenyamanan,” jelasnya.

Benson mengatakan jarak antarkursi sangat penting mengingat penonton harus mempunyai ruang untuk kaki dan juga lalu lalang. Rumus sederhana untuk menentukan hal tersebut adalah semakin banyak ruang untuk duduk atau berlalu lalang maka semakin baik.

“Kursi penonton Stadion Manahan juga memiliki desain dan sertifikasi internasional untuk uji ketahanan api, anti-UV, dan uji ketahanan beban, sehingga terjamin kualitasnya,” ungkap Benson.

Kepada wartawan seusai meninjau Stadion Manahan, Jumat, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, berharap markas Klub Sepak Bola Persis itu dapat memotivasi pemain dan suporter.

“Terutama memunculkan rasa memiliki. Mereka ikut menjaga aset yang sedemikian megah ini. Siapa pun yang datang ke sini entah bertanding atau menonton, mereka jaga agar enggak ada kejadian yang tidak diinginkan,” kata dia.

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan peresmian stadion kemungkinan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peresmian berbarengan dengan Peringatan Hari Olahraga Nasional 9 September mendatang.

Rudy menyebut saat ini lingkungan sekitar stadion juga ikut ditata. Renovasi lansekap dan drainase diprediksi baru selesai Desember.

“Januari kemungkinan baru bisa difungsikan maksimal. Karena renovasi lingkungan sekitarnya belum selesai saat diresmikan Presiden [9 September],” bebernya.