Gempa Banten Terasa di Solo, Kursi SGM Bergetar Pengunjung Auto-Balik

Ilustrasi gempa (Reuters)
03 Agustus 2019 15:40 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Gempa bermagnitudo 6,9 Skala Richter yang terjadi di Banten, Jumat (2/8/2019) malam, terasa hingga ke berbagai wilayah. Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 19.03 WIB dan sempat dinyatakan berpotensi menimbulkan tsunami tersebut membuat masyarakat panik.

Buktinya, beredar foto viral pengunjung Solo Grand Mall yang memutuskan pulang beberapa menit setelah merasakan guncangan gempa bumi Banten. Foto viral unggahan pengguna akun Facebook Furi Mujtahid yang dibagikan ulang pengelola akun Instagram @jelajahsolo memperlihatkan antrean kendaraan di parkiran sepeda motor Solo Grand Mall (SGM).

Menurut Furi Mujtahid, sejumlah pengunjung Solo Grand Mall berlarian pulang setelah merasakan gempa bumi. Kursi-kursi di lantai III Solo Grand Mall ikut bergetar akibat gempa bumi yang berpusat di Banten tersebut.

“Pengunjung Grandmall berlarian pulang karena Gempa Banten terasa di lantai 3. Kursi-kursi bergetar. Semoga semua selamat dan sehat selalu, amin,” tulis Furi Mujtahid sebagai keterangan foto yang dikomentari netizen.

Furi Mujtahid menyertakan foto kondisi parkiran sepeda motor SGM dengan sederet pengedara yang antre membayar karcis. Foto viral itu pun membuat netizen ragu jika gempa bumi di Banten benar-benar terasa sampai Solo, Jawa Tengah.

Meski ada yang meragukan, tak sedikit pula netizen yang kala itu berada di Solo Grand Mall membenarkan kepanikan yang terjadi saat gempa bumi. Guncangan tersebut membuat pengunjung Solo Grand Mall panik dan memilih bergegas pulang.

Kirain tadi ada artis kenapa kok pada lari turun. Pas tahunya gempa langsung panik juga dan cepat keluar. Merinding lama banget,” komentar @bie32.

Aku tadi habis dari sana. Sebenarnya tidak terlalu terasa. Tapi karena pada lari malah ikutan panik,” imbuh @anggitaherasta.

“Saya juga sempat merasakan tadi jam 19.10. Saya posisi di rooftop Paragon. Saya di dalam mobil. Mobil terasa digoyang-goyang, padahal angin cuma kecil lumayan lama,” komentar @fabidin_.

Sementara dikabarkan Solopos.com sebelumnya, peringatan dini tentang tsunami dicabut oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sekitar pukul 21.35 WIB. BMKG menyatakan ada tiga daerah yang dinyatakan Siaga tsunami, yaitu Pandeglang bagian selatan, Pulau Panaitan Pandeglang, dan pesisir selatan Lampung Barat.