Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Petoran Jebres Solo

Petugas damkar memadamkan api yang membakar empat rumah warga Petoran, Jebres, Solo, Minggu (4/8/2019). (Istimewa - Dinas Damkar Solo)
04 Agustus 2019 14:15 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran menghanguskan empat rumah warga Petoran RT 003/RW 006, Jebres, tepatnya sebelah utara Asia Motor Solo, Minggu (4/8/2019).

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Api membakar empat rumah petak yang saling berhimpitan di kawasan Petoran, Jebres, sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya api membakar isi di dalam rumah berlantai satu yang berupa bangunan permanen tersebut.

Salah satu pemilik rumah yang terbakar, Totok Haryanto, 45, mengatakan saat dia berjalan menuju ke selatan ada anak-anak yang berteriak kebakaran. Menurutnya, api berasal dari rumah Arif, 42, yang berada di sebelah rumahnya.

Mengetahui hal tersebut, Totok kemudian mendatangi rumah Arif yang terbakar, namun api sudah besar dan merembet ke sisi utara tumah miliknya.

“Api juga merembet ke rumah Pak Rudi Purnomo dan Pak Henry Setiawan yang berada di selatan,” jelasnya.

Menurut Totok, penyebab kebakaran diperkirakan dari dinamo mesin jahit di dalam rumah Arif. Hal ini lantaran sebelum kebakaran tercium bau sangit dan kabel yang terbakar serta sempat ada suara ledakan.

“Setelah ledakan api langsung merembet dan membakar singgetan [partisi] rumah dari kayu dan tripleks. Saat kebakaran Pak Arif sedang di luar kerja bakti,” imbuh dia.

Sementara itu, Kasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Suratman, menjelaskan api yang membakar empat rumah tersebut tergolong besar. Namun, saat ini api sudah berhasil dikendalikan oleh petugas Damkar Solo.

“Yang terbakar rumah penduduk. Apinya memang lumayan besar yang membakar rumah tersebut. Api sudah terkondisikan sekitar pukul 12.20 WIB. Sekarang sudah tahap pendinginan lokasi yang terbakar,” jelasnya kepada Solopos.com, Minggu.

Sementara itu, Anggota Staf Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo, Andi Kusjatmiko, mengatakan proses pemadaman dilakukan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

“Armada dikirim dari tiga pos langsung ke lokasi. Yang terbakar rumah penduduk. Sekarang sudah proses pendinginan,” kata dia.