Warga Urut Sewu Boyolali Bikin Gapura Bambu 9 Meter Demi HUT RI

Warga memasang aksesori pada gapura bambu setinggi 9 meter di Dukuh Gilingan Lor, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jumat (2/8 - 2019).(Istimewa/Dokumentasi Pemkab Boyolali)
04 Agustus 2019 07:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Warga Dukuh Gilingan Lor, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, membangun gapura setinggi sekitar 9 meter demi menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Uniknya, gapura yang berada di pintu masuk dusun tersebut berbahan dasar bambu.

Selain itu, bambu-bambu yang diperoleh dari lahan setempat itu semuanya diproses dari nol, mulai penebangan hingga perakitan.

Tokoh warga Gilingan Lor, Sriyanta, mengatakan perakitan gapura yang dimulai sejak sekitar dua pekan lalu ini semuanya dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat.

“Pembuatan gapura ini prosesnya dimulai penebangan, pemotongan, pembuatan rangka/dinding dan seterusnya. Artinya semuanya dilakukan dari nol dan sudah dilakukan selama dua pekan. Sekarang belum selesai. Rencananya dua atau tiga hari lagi semuanya selesai,” ujarnya kepada solopos.com, Jumat (2/8/2019).

Menurutnya, gapura tersebut bertema ketahanan pangan. Tema ini dipilih karena disesuaikan dengan warganya yang mayoritas bekerja pada sektor pertanian padi yang merupakan bahan pangan utama warga.

Sementara itu, gapura tersebut juga akan dihiasi dengan aksesori beberapa jenis hasil bumi dan Garuda Pancasila. “Untuk menguatkan tema, akan kami pasangi hasil bumi seperti padi, jagung dan sebagainya, serta Garuda Pancasila,” imbuhnya.

Gapura ini juga akan diikutkan dalam lomba gapura nasional yang diselenggarakan pemerintah untuk menyambut HUT RI. Lomba ini berhadiah uang yang akan diserahkan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).