9 Pasangan Tak Resmi Digerebek Polisi Sukoharjo Tengah Mesum di Kamar Indekos

Aparat Polres Sukoharjo membina penghuni indekos yang terjaring razia di wilayah Kartasura pada Senin (6/8/2019) malam. (Istimewa - Polres Sukoharjo)
06 Agustus 2019 16:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jajaran Polres Sukoharjo menangkap sembilan pasangan tak resmi saat menggelar razia operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran tempat indekos wilayah Kartasura, Senin (5/8/2019) malam.

Sembilan pasangan tersebut diketahui tengah berbuat berbuat mesum saat petugas datang ke tempat indekos untuk melakukan razia. Operasi yang dipimpin langsung Wakapolres Kompol I Komang Sarjana ini menyisir tempat-tempat indekos yang diduga kerap menjadi lokasi mesum pasangan muda-mudi tersebut.

Aparat menyisir satu per satu tempat indekos di wilayah Desa Gumpang dan Pabelan. Di antaranya menyisir indekos Wisma Pratiwi di Dukuh Gumpang RT 003/ RW 003, Desa Gumpang; Kos Ima di Dukuh Gumpang Lor RT 002/RW 010, Desa Pabelan; Kos Bu Muji Dukuh Gumpang Lor RT 002/RW 010, Desa Pabelan; Kos Pak Gembong Dukuh Gumpang Lor RT 002/ RW010, Pabelan, dan Kos Wisma Pepy Dukuh Gumpang Lor RT 002/RW010, Pabelan.

"Dari lima tempat indekos yang kami datangi, petugas mengamankan sembilan pasangan yang tidak memiliki hubungan pernikahan sehingga kami amankan," jelas Wakapolres, Selasa (6/8/2019).

Sembilan pasangan tak resmi tersebut lantas diamankan dan dibawa ke Polsek Kartasura. Mereka didata dan diberikan pembinaan oleh petugas. Selain itu, pasangan tak resmi tersebut juga diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka.

Setelah itu mereka dilepas kembali. Dia mengatakan operasi pekat akan terus digencarkan untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus upaya penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila.

"Saat kami gerebek pasangan ini bukan suami istri dan ini dibuktikan dengan mereka tidak bisa menunjukkan indentitas sebagai pasangan suami istri," katanya.

Dia menuturkan pasangan mesum tersebut mayoritas berusia muda dan berasal dari luar daerah. Namun, ada beberapa di antaranya yang berasal dari Sukoharjo.