Parah! 5 Jalan di Solo Ini Rawan Pelanggaran Parkir

Roda sepeda motor digembok karena diparkir di jalur lambat saat car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (18/11 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
08 Agustus 2019 09:20 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo memetakan terdapat lima titik lokasi jalan di Solo yang kerap terjadi pelanggaran parkir.

Yakni Jl. Mayor Sunaryo, Jl. Slamet Riyadi, Jl. Jend Urip Sumoharjo, Jl. dr. Radjiman, dan di Jl. Yos Sudarso.

Kabid Perparkiran Dishub Solo, Henry Satya, mengatakan meskipun sudah sering dilakukan penertiban, masih banyak pengendara yang nekat memarkiran kendaraan mereka di lokasi yang sudah jelas terdapat larangan parkir.

Pelanggaran terbanyak menurutnya terjadi di Jl. Mayor Sunaryo, depan PGS dan BTC dengan jumlah kasus pelanggaran rata-rata 10 hingga 15 kendaraan per bulan.

Pelanggaran parkir terbanyak kedua menurutnya sering terjadi di kawasan city walk dan shelter BST sepanjang Jl. Slamet Riyadi, Solo.

“Banyak yang sering parkir di kawasan city walk yang seharusnya menjadi fasilitas para pejalan kaki. Kawasan tersebut sudah jelas merupakan kawasan untuk larangan parkir,” terang dia kepada solopos.com, Rabu (7/8/2019).

Selain itu, pelangggaran parkir juga kerap terjadi di Jl. Jend Urip Sumoharjo di kanan dan kiri Pasar Gede, Jl. dr. Radjiman depan Pasar Klewer, dan di Jl. Yos Sudarso.

Khusus untuk di Kawasan Pasar Gede dan Pasar Klewer pelanggaran parkir sudah dapat dikurangi lantaran adanya layanan parkir valet di kawasan tersebut.

“Kalau untuk Pasar Gede juga terpantau dari CC Room kami. Jadi kalau ada mobil yang melanggar parkir langsung kami peringatkan. Kasusnya paling tiga sampai empat mobil. Rata-rata mobil dari luar kota. Kalau yang di Jl. Yos Sudarso, beberapa parkir di luar garis marka. Seharusnya satu baris saja dengan parkir 0 derajat tapi dilanggar jadi dua baris di luar marka,” imbuh dia.

Salah satu pengendara, Sumarno, 55, mengaku memarkirkan sepeda motornya di city walk sekadar beristirahat. 

“Saya sebenarnya cuma istirahat saja menepi. Kalau dipinggir jalan bahaya. Sedangkan kalau masuk tempat parkir di dalam merepotkan karena saya hanya sebentar saja. Jadi pilih parkir di sini [citywalk] saja,” ucap dia.