Solopos Hari Ini: Parpol di Boyolali Tak Semangat Lawan PDIP

Harian Umum SOlopos edisi Kamis (8/8 - 2019).
08 Agustus 2019 11:00 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Pilkada di Boyolali diperkirakan adem ayem. Partai lain di Boyolali kehilangan semangat untuk berkompetisi menghadapi PDIP. PDIP menguasai 35 dari 45 kursi DPRD Boyolali dalam Pemilu Legislatif 2019.

Partai Golkar meraih empat kursi, PKS tiga kursi, PKB dua kursi, dan Partai Gerindra satu kursi. Ketua DPC Partai Gerindra Boyolali, Singgih Usman, mengatakan dengan satu kursi, pihaknya tak memiliki posisi tawar kuat.

Ulasan mengenai dinamika politik menjelang Pilkada Boyolali menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (8/8/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga ada ulasan mengenai layanan pinjaman online. Layanan pinjaman online abal-abal kini merebak.

Google Susah Berantas Pinjol Abal-Abal

Walau 1.230 entitas layanan financial technology (fintech) atau pinjaman online (pinjol) ilegal diblokir, muncul kembali aplikasi baru. Google pun tak bisa memberantas pinjol ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing menjelaskan begitu aplikasi pinjol ilegal ditutup, akan muncul yang baru. "Bagi Satgas Waspada Investasi ini sangat sulit memberantas fintech ilegal, kami sudah panggil Google Indonesia untuk membantu Satgas mendeteksi secara dini apabila ada orang yang mau membuat aplikasi fintech lending agar tidak diizinkan jika tidak ada tanda tangan OJK. Tapi Google sendiri bilang itu sangat sulit, karena mereka kan mendukung inovasi dan open source, jadi siapa pun bisa bikin aplikasi apa pun," ujar Tongam, Selasa (6/8/2019).

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Di halaman Soloraya, ada kabar utama mengenai kembalinya pedagang daging anjing di Karanganyar. Ada pula kabar dari gencarnya razia kendaraan bermotor di Sukoharjo.

Pedagang Pilih Jual Daging Anjing

Para eks pedagang olahan daging anjing memilih kembali menjual daging anjing setelah kehabisan modal. Mereka juga mengaku kurang mendapatkan pendampingan supaya usaha baru yang dirintis dapat berkelanjutan.

Espos datang ke kedai milik salah satu pedagang di Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (7/8/2019). Pagi itu pukul 10.20 WIB ia sedang duduk menunggu pelanggan di emperan rumah bersama anaknya.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Gencar Razia demi Kejar Tunggakan Rp10 Miliar

Jajaran Satlantas bersama Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Sukoharjo gencar menggelar operasi kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Makmur. Selain memeriksa kelengkapan surat-surat, petugas memastikan pajak kendaraan yang dipakai tidak tertunggak.

Operasi gabungan Satlantas Polres dan UPPD kali ini dilaksanakan di Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Rabu (7/8/2019). Sejumlah pengendara yang melintas terlihat kelabakan.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.