485 Orang Siap Bertarung Perebutkan 167 Jabatan Kades di Sragen

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
08 Agustus 2019 09:00 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tahapan pendaftaran calon kepala desa (cakades) peserta pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 167 desa Sragen sudah ditutup, Selasa (6/8/2019).

Dari hasil rekapitulasi panitia pilkades di 167 desa itu total ada 485 orang yang mendaftar sebagai cakades. Jumlah pendaftar tersebut rata-rata 2-5 orang per desa, kecuali enam desa yang jumlah pendaftarnya lebih dari lima orang.

Berkas lamaran cakades tersebut masih diperiksa dan diverifikasi oleh desk Pilkades Kabupaten Sragen sebelum dimasukkan daftar cakades tetap. Berdasarkan jadwal tahapan Pilkades, penetapan cakades tersebut yakni Senin (26/8/2019) mendatang.

Setelah merekapitulasi jumlah pendaftar cakades di 167 desa peserta Pilkades Serentak 2019 sejak Senin-Selasa (5-6/8), Kasubag Tata Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Desa Setda Sragen Tetuko Andri Setyawan menyampaikan jumlah pendaftar cakades sebanyak 485 orang.

Dia mengatakan jumlah cakades tersebut masih berstatus bakal cakades dan bersifat sementara karena mereka belum ditetapkan sebagai cakades tetap. Berdasarkan data rekapitulasi yang disampaikan Tetuko, jumlah pendaftar cakades rata-rata sebanyak 2-3 orang per desa.

Jumlah pendaftar cakades di enam desa melebihi ketentuan dalam Peraturan Bupati (Perbup) No. 20/2019 karena melebihi lima orang. Enam desa tersebut terdiri atas Desa Krikilan Kecamatan Masaran (6 orang), Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan (7 orang), Desa/Kecamatan Sambungmacan (8 orang), Desa Karanganyar Kecamatan Sambungmacan (7 orang), Desa Kedawung Kecamatan Mondokan (6 orang), dan Desa Taraman Kecamatan Sidoharjo (11 orang).

“Bagi desa yang jumlah pendaftar cakadesnya melebihi lima orang tidak berpengaruh pada rencana anggaran biaya pilkades. Semua sudah dianggarkan di masing-masing desa,” ujar Kabag Pemerintahan Desa Setda Sragen Hiladawati Aziroh.

Dari sekian cakades tersebut ada mantan politikus yang maju dalam pilkades, seperti mantan legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Sragen Mahmudi Tohpati yang maju sebagai cakades Suwatu Tanon.

Selain itu, ada pula keluarga legislator yang mendaftar menjadi cakades. Wakil Ketua Panitia Pilkades Trombol, Mondokan, Sragen, Bambang Tugiyono, mengimbau warga Desa Trombol tetap rukun dan tidak terpecah belah karena beda pilihan dalam pilkades. Bambang menyampaikan ada lima pendaftar cakades di Pilkades Trombol.

“Jumlah pendaftar yang banyak tidak terpengaruh pada biaya pilkades. Kami merencanakan RAB senilai Rp97 juta untuk pilkades dengan empat tempat pemungutan suara,” ujarnya.