Menang Mutlak, Petahana Pilkades Kuwiran Boyolali Diganjar Sepeda Motor

Mantan Kades Kuwiran, Banyudono, Boyolali, Herie Sarwo Edie (berkalung bunga), mendapat hadiah sepeda motor dari warga atas kemenangannya dalam Pilkades setempat, Kamis (8/8 - 2019). (Akhmad Ludiyanto)
08 Agustus 2019 22:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Kamis (8/8/2019), berlangsung lancar. Pemungutan suara secara konvensional itu dimenangi petahana, Herie Sarwo Edie.

Herie menang mutlak dari empat rivalnya dalam Pilkades tersebut. Atas keberhasilannya itu, Herie dihadiahi satu unit sepeda motor baru oleh warganya.

Dalam pemungutan suara yang digelar di SDN 1 Kuwiran itu, Herie memperoleh 1.847 suara. Sementara keempat calon kades (cakades) lainnya yakni Sutrapsilo memperoleh 7 suara, Linda Evan (32 suara), Ari Widiyanto (16 suara), dan Rusmanto (2 suara).

Kemenangan Herie ini sudah diprediksi banyak kalangan karena kades yang akan menjabat kali ketiga tersebut memiliki basis pendukung yang kuat. Bahkan, tidak ada penantang yang muncul dari desa itu sehingga para rivalnya justru datang dari desa lain.

Sempat muncul kabar keempat cakades rival Herie hanya boneka untuk memuluskan pencalonan Herie agar tidak terjadi calon tunggal. Namun kabar ini ditepis salah satu cakades Linda Evan.

Cakades asal Mojolegi, Kecamatan Teras, ini mengaku benar-benar ingin berkompetisi sebagai cakades Kuwiran. Namun dia juga menyadari Herie merupakan lawan yang sangat tangguh.

“Kalau ada yang bilang calon lain hanya boneka, ya silakan saja. Tapi bagi saya, saya memang ingin berkompetisi meskipun saya tahu Pak Herie sangat kuat. Bagi saya, Pilkades Kuwiran ini untuk penjajakan diri dan pengalaman untuk bekal di kemudian hari,” ujarnya.

Pemungutan suara tersebut tidak dihadiri dua cakades, yakni Sutrapsilo dan Ari Widiyanto. Menurut Ketua Panitia Pilkades Kuwiran, Pario, keduanya sudah memberitahukan bakal absen saat coblosan karena alasan pekerjaan.

“Mereka sudah memberi tahu tidak bisa datang saat Pilkades karena ada urusan pekerjaan,” ujarnya saat ditemui seusai rapat pleno hasil pemungutan suara.

Sementara itu, Pj. Kades Kuwiran Budi Nugroho menambahkan Linda dan Rusmanto datang ke lokasi, tetapi siang hari. “Sejak pagi yang datang hanya Pak Herie. Tetapi kemudian agak siang Bu Linda datang, dan Pak Rusmanto juga datang,” ujar Budi yang akrab disapa Didik tersebut.

Sementara itu, kemenangan Herie ini disambut meriah pendukungnya. Yang mengejutkan, ternyata warga sudah menyiapkan hadiah sepeda motor Honda Beat bagi Herie.

“Ini adalah wujud kecintaan kami kepada Pak Herie. Sepeda motor ini untuk operasional Pak Herie karena dia kades yang tidak punya banyak harta. Malah kendaraannya saja hanya Suzuki Shogun 125 lawas,” ujar salah satu pendukungnya, Eko Budi Santoso, 38.

Patungan

Pendukung Herie lainnya, Sri Widadi, 47, mengatakan sepeda motor itu dibeli dari uang patungan warga dan sejumlah donatur. “Istilahnya kami ini patungan dan ada juga donatur lainnya. Kami ikhlas karena Pak Herie adalah Kades yang jujur dan kami sebagai warga merasakan kenyamanan dipinpin Pak Herie selama dua periode,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Banyudono Hari Haryanto mengatakan Herie adalah sosok pemimpin yang dicintai warganya. “Saya ucapkan selamat kepada Pak Herie yang memang dicintai warganya sehingga dari awal sudah kelihatan dia akan menang lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Herie berjanji akan menjalankan amanah sebaik-baiknya. “Terus terang saya tidak menyangka mereka seperti itu [memberi hadiah]. Kami akan bekerja sebaik-baiknya,” ujar Herie sambil mengusap air mata karena terharu.