Solopos Hari Ini: Mega Mengunci Kursi Menteri Terbanyak

Solopos Hari Ini: Mega Mengunci Kursi Menteri Terbanyak
09 Agustus 2019 10:00 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengunci kursi menteri dan Ketua DPR. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terang terangan berbicara mengenai kursi menteri.

"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Megawati saat memberi sambutan pada pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019).

Pernyataan Megawati itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (9/8/2019). Berita tersebut bisa dibaca secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat berita OTT KPK. Anggota DPR dari PDIP Nyoman Dhamantra ditangkap seusai Kongres PDIP di Bali.

Anggota DPR Ditangkap setelah Keluar dari Kongres

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menahan anggota DPR dari PDIP Nyoman Dhamantra. OTT itu terjadi di sela sela Kongres PDIP di Bali.

Rangkaian OTT ini dilakukan sejak Rabu (7/8/2019) pukul 21.30 WIB. Ada 11 orang yang ditangkap KPK hingga Kamis (8/8/2019) pagi. "Betul, tadi malam mulai pukul 21.30 WIB ada giat di Jakarta. 11 Orang sudah diamankan [ditangkap] di Gedung KPK," kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai SD yang kelebihan siswa. Ada pula kabar liburnya car free day (CFD) di Solo saat Iduladha.

Nekat, Risiko Ditanggung Sendiri

Sekolah dasar yang kelebihan siswa harus secepatnya mencari solusi. Tenggat waktu yang diberikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo adalah akhir Agustus ini. Jika tetap dengan kuota yang saat ini ada, sekolah akan menanggung risiko sendiri.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Solo, Wahyono, mengatakan solusi permasalahan kelebihan siswa diserahkan kepada sekolah masing-masing. "Secepatnya harus selesai, paling tidak Agustus ini. Mereka [SD yang kelebihan murid] sudah harus memberikan jawaban, karena kalau Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah (Dapodik) 2020 sudah dimulai dan peraturan berlaku maka akan sulit," tegasnya saat ditemui Espos di ruangannya, Rabu (7/8/2019).

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Iduladha, CFD Diliburkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo meliburkan kegiatan car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi pada Minggu (11/8/2019) lantaran bertepatan dengan Iduladha. Surat pemberitahuan diliburkannya CFD kepada masyarakat telah dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo tertanggal 30 Juli 2019.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, saat diwawancara Espos, Kamis (8/8/2019), mengatakan sosialisasi sudah dilakukan via berbagai media sosial (medsos). Selain itu, saat CFD pada Minggu (4/8/2019) lalu pihaknya juga mengumumkan kepada masyarakat.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.