Car Free Sunday Wonogiri Besok Libur

Surat edaran Car Free Sunday Wonogiri libur. (Solopos/Rudi Hartono)
10 Agustus 2019 17:30 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Kegiatan car free sunday (CFS) di Jl. Ir. Soekarno dekat Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Minggu (11/8/2019) besok, diliburkan. Sebab, hari tersebut bertepatan dengan Hari Iduladha.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Ismiyanto, kepada solopos.com, Jumat (9/8/2019), menyampaikan pemberitahuan ihwal libur CFS telah dipublikasikan kepada masyarakat melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dishub, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Selanjutnya masing-masing OPD memublikasikannya sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), seperti memublikasikan melalui radio, pemberitahuan kepada pedagang melalui jaringan yang sudah dibangun, dan sebagainya.

“CFS akan digelar lagi Minggu depannya [18 Agustus],” kata Ismiyanto saat dihubungi solopos.com.

Menurut dia CFS diliburkan agar tak mengganggu warga yang Salat Iduladha. Setiap hari besar Islam, Idulfitri dan Iduladha, alun-alun digunakan untuk salat Salat id.

Ismiyanto menginformasikan pada Minggu (25/8/2019) mendatang kawasan alun-alun juga akan digelar pertunjukan seni Pesta Rakyat untuk memperingati Hari Jadi Jawa Tengah. Namun, CFS tetap akan digelar seperti biasanya agar pengunjung juga dapat menyaksikannya.

“Panitia meminta CFS pada 25 Agustus itu tidak diliburkan agar pengunjung Pesta Rakyat lebih ramai,” imbuh Ismiyanto.

Terpisah, Kepala Dinas KUKM Perindag Wonogiri, Wahyu Widayati, mengaku sudah menyosialisasikan liburnya CFS akhir pekan ini kepada seluruh pedagang sejak Rabu (7/8/2019) lalu. 

“Kami punya jaringan komunikasi dengan para pedagang. Setiap informasi kami sampaikan melalui jaringan itu. Dulu-dulu kalau CFS libur kami memberitahunya juga lewat jaringan yang sama,” ucap mantan Kabid Perdagangan Dinas KUKM Perindag itu.