Gara-gara Puntung Rokok, Rumah Warga Kliwonan Sragen Hangus Terbakar

Seorang petugas pemadam kebakaran Satpol PP Sragen menyemprotkan air ke lokasi bara api saat pemadaman api di rumah warga Dukuh Pencol RT 033, Desa Kliwonan, Masaran, Sragen, Sabtu (10/8/2019) malam.(Istimewa - BPBD Sragen)
11 Agustus 2019 13:45 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Sebuah rumah milik Sukamto, 53, warga Dukuh Pencol RT 033, Desa Kliwonan, Masaran, Sragen, terbakar pada saat malam takbiran Iduladha, Sabtu (10/8/2019) pukul 21.30 WIB. Kebakaran tersebut diduga karena puntung rokok di dekat lokasi pengolahan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu tetapi kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Musibah tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com, Minggu (11/8) pagi. Sugeng menyampaikan tim BPBD mendapat laporan 30 menit setelah musibah tersebut. Dia menjelaskan peristiwa itu berawal saat seorang warga setempat, David, keluar rumah. Ia melihat ada api berkobar di salah satu sudut rumah korban.

“David berteriak meminta tolong. Para warga yang baru pulang dari arisan RT langsung mendekat dan berusaha memadamkan api secara swadaya. Ada warga yang menghubungi tim pemadam kebakaran. Kami bersama pemadam kebakaran Satpol PP Sragen langsung ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Api bisa padam pukul 23.00 WIB,” ujarnya.

Dia mengatakan kebakaran itu diduga karena puntung rokok di dekat tempat pengolahan kayu. Barang yang terbakar, sebut dia, satu kubik kayu olahan, dua buah kuda-kuda atap rumah, usuk, dan Reng. Akibatnya, tempat pengolahan kayu rusak berat dan pemiliknya mengalami shock.

Sebanyak 20 personel gabungan sukarelawan, aparat, dan warga ikut dalam pemadaman api. Mereka di antaranya BPBD, pemadam kebakaran Satpol PP, TNI, polisi, PMI, PAC, Poldes, KWS, sukarelawan Kerjo Penak, perangkat desa, dan warga. (Tri Rahayu)