Pelantikan Anggota DPRD Terpilih Boyolali Tunggu Keputusan Gubernur

Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRD Boyolali pada Pemilu 2019, di Front One Hotel, Ngemplak, Sabtu (10/8/2019) malam.(Solopos - Nadia Lutfiana Mawarni)
12 Agustus 2019 05:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kini, Sabtu (10/8/2019) belum dapat memastikan kapan pelantikan anggota DPRD terpilih Boyolali periode 2019-2024 dilaksanakan. Pelantikan itu masih menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Namun demikian, Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, berharap pelantikan tidak lewat dari tanggal 19 Agustus, mengingat tanggal itu merupakan tanggal berakhirnya masa jabatan anggota DPRD periode sebelumnya.

“Nantinya itu (tanggal pelantikan) menjadi kewenangan gubernur, tapi kami harap tidak lebih dari 19 Agustus,” ujar Ali kepada wartawan di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRD Boyolali pada Pemilu 2019, di Front One Hotel, Ngemplak, Sabtu (10/8/2019) malam.

Setelah penetapan calon selesai, KPU selanjutnya akan melaporkan hasil penetapan kepada Bupati, Seno Samodro, Senin (12/8) mendatang untuk selanjutnya disampaikan kepada gubernur. KPU juga akan menyampaikan hasil penetapan ini kepada partai politik peserta pemilu dan para caleg melalui surat keputusan.

Seperti sudah diprediksi sebelumnya, perolehan kursi partai politik tetap didominasi oleh PDIP. Hasil ini tidak berbeda dengan kabar yang beredar sebelum pelaksanaan rapat penetapan. Ali menyampaikan dari lima Dapil yang ada di Boyolali, PDIP mendominasi perolehan suara di semua Dapil dengan total perolehan 35 kursi. Rinciannya, di Dapil 1 dengan total 11 kursi, PDIP mendapatkan 9 kursi, disusul Golkar dan PKS yang masing-masing hanya meraih satu kursi.

Di Dapil II dengan total 6 kursi, PDIP berhasil mendominasi dengan perolehan 5 kursi disusul Golkar dengan satu kursi. Di Dapil III yang memperebutkan delapan kursi PDIP mendominasi dengan lima kursi disusul PKB, Gerindra, dan Golkar dengan masing-masing satu kursi.

Untuk Dapil IV dengan alokasi 10 kursi, 8 kursi di antaranya dikuasai PDIP, sisanya diperoleh PKS dan Golkar. Terakhir di Dapil V dengan alokasi 10 kursi PDIP berhasil meraih 8 kursi, dua kursi lain diduduki PKB dan PKS. Dengan demikian, imbuh Ali, total 45 kursi DPRD Boyolali periode 2019-2024 sudah terisi. Rekapitulasinya 35 kursi untuk PDIP, 2 kursi PKB, 1 kursi Gerondra, 4 kursi Golkar, dan 3 PKS.

Sejumlah perwakilan partai yang hadir bisa menerima ketetapan ini dengan tidak mengajukan keberatan selama proses pembacaan ketetapan berlangsung. Di antaranya Humas DPD PKS Boyolali Ahmad Hasyim, dan Caleg DPRD Dapil II PDIP Joko Maryanto.