The Sunan Hotel Solo Launching Program Sunan Berkebaya

Waldjinah bersama tokoh wanita Solo di acara Sunan Berkebaya (Istimewa/The Sunan Hotel Solo)
13 Agustus 2019 08:10 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – The Sunan Hotel Solo merilis acara Sunan Berkebaya, Kamis (8/8/2019). Acara tersebut dihadiri tokoh wanita di Kota Solo, mulai dari Nuning Darmono, Sruti Respati, Niken Satyawati, Elizabeth Sudira, Ketua PHRI Solo, Abdullah Soewarno, hingga maestro keroncong, Waldjinah.

Acara tersebut diawali sambutan dari General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, dan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Abdullah Soewarno. Dilanjutkan penyerahan kain secara simbolik dari Waldjinah kepada karyawati The Sunan Hotel Solo sebagai tanda launching Sunan Berkebaya.

Sunan Berkebaya adalah program wajib bagi karyawati The Sunan Hotel Solo mengenakan kebaya setiap Kamis. Tak ketinggalan, dalam acara launching Sunan Berkebaya itu dipilih pemakai busana terbaik yang mendapatkan hadiah berupa kain dari Waldjinah.

Retno Wulandari dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, Senin (12/8/2019), mengatakan, The Sunan Hotel Solo bukan hanya hotel yang melayani tamu saja. Melainkan berkontribusi terhadap masyarakat sesuai dengan tagline, Solo ya Sunan.

Kami berharap keramahan pelayanan, rasa makanan, dan rasa berbusana Kota Solo ada di Sunan yaitu dengan berkebaya. Kebaya merupakan identitas Kota Solo yang harus kita lestarikan. Mari berkebaya untuk meningkatkan kebanggaan kita menjadi orang Solo," ujarnya.

Selain launching program Sunan Berkebaya, The Sunan Hotel Solo juga memperkenalkan Heritage Indonesian Food Promotion yang menawarkan aneka macam masakan khas Indonesia dari Sabang sampai Merauke mulai dari tempo dulu hingga sekarang.

Jamuan makan malam itu disajikan secara prasmanan selama Agustus di Narendra Restaurant setiap hari Sabtu mulai pukul 18.30-22.00 WIB. Menu ditawarkan dengan harga Rp150.000,- nett/pax dengan minimal pemesanan 30 paks.