Pencalonan Gibran Rakabuming Tak Dibahas di Kongres PDIP

Gibran Rakabuming Raka bersama Ilham Akbar Habibie saat bertukar merchandise jaket R80 dan dan t-shirt TNB (Tugas Negara Bos) dalam penutupan Habibie Festival 2018 di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Minggu (22/4 - 2018). (Solopos / M Ferri Setiawan)
13 Agustus 2019 16:00 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Nama Gibran Rakabuming Raka memang terus menyeruak dalam bursa kandidat calon Wali Kota Solo. Namun rupanya wacana pencalonan anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dalam Pilkada Solo 2020 tak dibicarakan para petinggi DPP PDIP dalam Kongres V PDIP di Bali Kamis-Minggu (8-11/8/2019) lalu.

Alasannya, agenda kongres merupakan ajang konsolidasi internal partai berlambang kepala banteng moncong putih. Penjelasan tersebut disampaikan Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, saat diwawancara Solopos.com, Senin (12/8/2019).

“Tidak ada pembahasan soal itu. Di Kongres tidak ada yang membicarakan tentang isu-isu pilkada,” ujar dia. Dengan situasi seperti itu menurut Teguh DPC PDIP Solo akan menunggu mekanisme penentuan calon dari DPP PDIP.

Terlepas dari munculnya Gibran Rakabuming, Achmad Purnomo, atau nama lain, hingga saat ini DPP PDIP belum menyampaikan bagaimana mekanisme dalam penentuan figur calon kepala daerah. Apakah DPP PDIP menginstruksikan agar DPC PDIP membuka pendaftaran atau penjaringan calon atau tidak, belum ada petunjuk teknisnya.

“Belum ada petunjuk. Mekanismenya seperti apa belum disampaikan. DPP belum memberikan aturan mekanisme penjaringan atau buka pendaftaran,” terang Teguh yang disebut-sebut berpotensi menjadi calon Wakil Wali Kota Solo bersama Achmad Purnomo di Pilkada Solo 2020 tersebut.

Disinggung ihwal munculnya gerakan mendukung pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puteh), Teguh mengaku tidak tahu menahu. Tapi menurut dia gerakan itu muncul di Kecamatan Jebres dan Kecamatan Banjarsari.