Rumah Ambruk Di Sukoharjo Nyaris Timpa Nenek-Nenek

Rumah warga Dusun Watulumbung, Desa Watubonang, Tawangsari Sukoharjo, yang ambruk pada Selasa (13/8/2019). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
13 Agustus 2019 16:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang nenek-nenek warga Dusun Watulumbung RT 002/RW 010 Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Widji Kamto Pawiro, 70, nyaris tertimpa rumahnya yang ambruk pada Selasa (13/8/2019) siang.

Beruntung Widji yang saat kejadian tengah duduk-duduk di teras rumahnya itu langsung berlari dan hanya mengalami luka ringan akibat terkena bagian rumahnya yang ambruk. Widji langsung dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pengobatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa itu terjadi pukul 14.30 WIB. Saat itu Mbah Widji tengah duduk-duduk di bagian teras rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras dan bangunan rumah yang terbuat dari kayu ambruk seketika.

Beruntung Widji bisa melarikan diri dan hanya menderita luka ringan di bagian kaki dan tangan. Oleh warga setempat, Widji pun dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan.

Camat Tawangsari Joko Windarto mengatakan Widji selama ini tinggal seorang diri dan jauh dari anak-anaknya. “Saat kejadian beruntungnya Mbah Widji sedang di teras rumah. Jadi tidak sampai kebrukan [tertimpa] bangunan,” katanya.

Dia mengatakan bangunan rumah Widji memang sudah tua dan rapuh sehingga saat kejadian tanpa ada angin kencang langsung ambruk seketika. Pemerintah Kecamatan Tawangsari saat ini tengah menyiapkan permohonan bantuan rehabilitasi untuk rumah tersebut.

Permohonan bantuan rehab rumah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. “Untuk sementara Mbah Widji tinggal di rumah anaknya di Desa Tawang, Kecamatan Weru,” katanya.