Terungkap, Ini Penyebab Kebakaran Gudang SMAN 1 Karanganyar

Puing-puing kebakaran di gudang sekolah SMAN 1 Karanganyar di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Selasa (13/8 - 2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)
13 Agustus 2019 15:45 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Penyebab kebakaran yang menghanguskan gudang SMAN 1 Karanganyar dan isinya, Senin (13/8/2019) malam, terungkap.

Api diduga muncul akibat korsleting atau hubungan pendek arus listrik di bangunan yang berlokasi di selatan Jl. Citarum, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, tersebut.

Paur Humas Polres Karanganyar, Ipda M. Sutrismiyatno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi, menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di tersebut.

“Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting,” katanya kepada solopos.com, Selasa (13/8/2019).

Menurut dia, api berhasil dipadamkan dengan menggunakan tiga mobil Pemadan Kebakaran (Damkar) Karanganyar dan satu mobil tangki air Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Karanganyar.

Diberitakan sebelumnya, gudang SMAN 1 Karanganyar yang terbakar berisi peralatan bekas pakai antara lain komputer, AC, buku, meja, dan kursi. Api menghanguskan tiga ruangan gudang dan atap toilet sekolah.

Salah satu penjaga sekolah setempat, Tulus Haryanto, 34, menjelaskan sekitar pukul 21.30 WIB dirinya mengunci pagar pintu sekolah. Saat ia berjaga ia mendapatkan kabar dari salah satu warga, Agus Setyono, terdapat kobaran api pada sisi selatan gedung.

“Kami berjaga empat orang di gedung utara. Warga datang meminta akses pintu masuk. Saat kami masuk api sudah menjalar hingga atap,” katanya saat ditemui di lokasi, Selasa.

Kepala SMAN 1 Karanganyar, Bagus Nugroho, menjelaskan, saat kejadian ia dihubungi Tulus melalui sambungan telepon. Ketika sampai lokasi api sudah dikendalikan oleh Damkar Karanganyar.

“Total kerugian kira-kira Rp10 juta karena hanya berisi barang bekas yang sudah rusak berat. Gedung juga sudah kami rencanakan untuk dirobohkan sejak tahun lalu karena sudah rusak,” ujarnya.

Bagus mengatakan baru proses penghapusan gedung kepada Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah tetapi malam kemarin terbakar. Selama ia mengabdi belum pernah terjadi kebakaran di SMAN 1 Karanganyar.

“Hampir kebakaran pada 2010. Saat itu siswa sudah berada di ruangan kelas terjadi korsleting karena baru ada pemasangan AC. Siswa goyong royong memadamkan api,” ujarnya.