Golkar Ingin Duet Gibran Rakabuming & Calon Menantu Agung Laksono

Gibran Rakabuming Raka mengendarai motor custom Royal Enfield 500 beberapa saat sebelum city rolling Burnout 2018 di Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (1/9 - 2018). (Istimewa)
14 Agustus 2019 20:00 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Solo bermimpi untuk menduetkan sesama figur muda Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dengan Evandra Ricky Prakasa Subagyo, dalam pesta demokrasi Pilkada 2020.

Gibran Rakabuming dan Evandra dinilai sebagai pasangan ideal figur muda yang dapat membawa perubahan besar di Kota Solo. Pendapat itu disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Bandung Joko Suryono saat jumpa pers, Selasa (13/8/2019).

“Walau belum menjadi keputusan partai, sekedar lontaran-lontaran aspirasi, kami ingin mengolaborasikan figur-figur yang diminati generasi milenial. Mungkin dalam hal ini kolaborasi Mas Gibran [Rakabuming] dan Evandra Subagyo,” ujar dia.

Bandung mengatakan Evandra yang merupakan anak dari mantan Kapolwil Solo, Kombes Pol Erry Subagyo, adalah kader potensial Partai Golkar. Sejak beberapa tahun terakhir Evandra tercatat aktif di organisasi-organisasi sayap Golkar.

“Di Golkar dia diharapkan menjadi pemimpin di masa depan. Karena kemarin dia dinilai cukup punya potensi, muda, mapan, berpengalaman dalam organisasi, dan belum terkontaminasi hal-hal yang berbau korupsi dan lain-lain,” kata dia.

Bandung menyatakan Partai Golkar siap bergabung dengan PDIP bila duet pasangan milenial Gibran-Evandra sebagai calon wali kota - calon wakil wali kota diakomodasi oleh partai banteng moncong putih tersebut.

“Semoga dengan semakin banyaknya figur potensial pemimpin Solo yang muncul memberikan inspirasi dan masukan kepada parpol untuk bisa memunculkan figur-figur yang benar-benar dikehendaki warga Solo,” imbuh dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Solo, Taufiqurrahman, saat diwawancarai Solopos.com, Minggu (11/8/12019), telah menyebut nama Evandra. “Yang jelas nama Evandra muncul karena kami melihat dari generasi muda, belum menikah, umur 30 an tahun,” tutur dia.

Legislator DPRD Solo dari Dapil I Solo itu menuturkan Evandra adalah warga asli Solo, tepatnya dari Kecamatan Laweyan. Dia mengakui kabar yang beredar bahwa Evandra adalah calon menantu petinggi Partai Golkar, Agung Laksono.

“Dia masuk daftar yang akan kami jajaki untuk didorong menjadi cawali-cawawali Solo. Dia dari Laweyan dan punya usaha di Solo,” ujar dia.

Dukungan kepada figur muda potensial cawali-cawawali Solo juga dilontarkan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, Muhammad Bilal. Sebagai catatan, PSI merupakan koalisi Partai Golkar dalam pembentukan fraksi di DPRD Solo periode 2019-2024.

Menurut Bilal PSI memang parpol yang mengakomodasi aspirasi anak muda. Untuk itu PSI sangat mendukung tampilnya anak muda dalam kancah perpolitikan. “Sudah saatnya anak muda tampil di medan perpolitikan,” terang dia.

Bilal mengatakan figur muda yang telah selesai dengan dunianya sebagai sosok ideal pemimpin masa depan Kota Bengawan. Sebab sosok seperti itu dinilai lebih mempunyai motivasi untuk murni mengabdi kepada masyarakat Solo.

PSI sadar posisinya kurang strategis dalam Pilkada Solo lantaran hanya mendudukkan seorang wakilnya di parlemen. Tapi PSI harus ambil bagian dalam setiap tahapan Pilkada agar Solo mendapatkan pemimpin terbaik.