Mayat Penjaga Malam Terbujur Kaku di Pos Satpam Klinik Akupuntur Manahan Solo

Polisi mengecek penemuan jenazah di pos satpam klinik akupuntur di Jl. M.H. Thamrin, Manahan, Banjarsari, Solo, Kamis (15/8 - 2019). (Solopos/Candra Mantovani)
15 Agustus 2019 13:55 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sesosok mayat pria ditemukan di pos satpam sebuah klinik akupuntur yang berada di Jl. M.H. Thamrin, RT 001/RW 003, Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/8/2019).

Mayat beridentitas Tri Yudi Kuncoro, 20, warga RT 004/RW 016, Kracan, Bandar, Pacitan, Jawa Timur, diketahui meninggal sehari setelah gajian.

Pantauan solopos.com, mayat pria yang masih muda tersebut dalam kondisi terbujur kaku ketika ditemukan oleh saksi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban saat ditemukan dalam keadaan telentang di kasur pos satpam menggunakan kaus berwarna biru tosca dan celana jeans.

Tim inafis Polresta Surakarta yang memeriksa kemudian memindahkan mayat korban ke RSUD dr. Moewardi Solo.

Kanit SPKT Polresta Surakarta, Ipda Bintoro, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP dari tim Inafis Polresta Surakarta korban sudah meninggal lebih dari empat jam.

Mayat Tri Yudi Kuncoro ditangani oleh dokter dan Inafis untuk mengetahui penyebab dari kematian pria yang berprofesi ganda sebagai petugas kebersihan dan penjaga malam di klinik akupuntur tersebut.

“Kami melakukan olah TKP dengan memeriksa penyebab dari kematian korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kami tidak menemukan adanya tanda penganiayaan pada tubuh korban,” jelas Bintoro kepada wartawan Kamis.

Salah satu saksi, Miswar Anas, mengatakan setiap harinya Tri Yudi Kuncoro tidak pernah bercerita apakah dia mengidap suatu penyakit atau tidak. Dia juga bercerita jika korban setiap harinya adalah sosok yang ceria dan tidak pernah mengeluh sakit.

Menurut Miswar, sehari sebelum meninggal korban sempat menerima gaji bulanan.