Pengendara Motor Asal Wonogiri Tubruk Pikap Lalu Tertabrak Motor di Klaten

ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Solopos/Dok)
15 Agustus 2019 18:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Viki Khoiri, 31, pengendara sepeda motor asal Eromoko, Wonogiri, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di perempatan Tegalyoso, Klaten, Kamis (15/8/2019) pukul 01.30 WIB.

Pengendara sepeda motor tersebut mengalami luka di bagian kepala setelah menabrak pikap dari belakang. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, saat kejadian, Viki Khoiri mengendarai sepeda motor Yamaha R15 berpelat nomor AD 3100 ECC dari arah Solo-Jogja.

Waktu itu, Viki membocengkan Ira Wiranti Susilo, 26, warga Juwiring, Klaten. Tepat di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai Viki tiba-tiba menubruk mobil pikap di depannya.

Mobil pikap berpelat nomor AD 1736 OT itu dikemudikan LI, 37, warga Grogol, Sukoharjo. Setelah menubruk pikap di depannya, Viki sempat terpental ke arah kanan atau jalur Jogja-Solo.

Di saat bersamaan, melaju sepeda motor dari arah Jogja-Solo. Dalam kondisi yang sudah terluka, Viki tertabrak sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AD 3212 XX dari arah berlawanan.

Honda Vario itu dikendarai Anindia Dian Perdana, 21 warga Mayungan, Ngawen, Klaten, dan memboncengkan Desi Kurniati, 29, warga Mayungan, Ngawen, Klaten.

“Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Yamaha R15 [Viki Khoiri] mengalami luka berat di bagian kepala. Pengendara itu meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro [RSTT] Klaten,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, mewakili Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis.

Iptu Panut Haryono mengatakan kecelakaan tersebut juga mengakibatkan korban lain mengalami luka berat dan luka ringan. Luka berat dialami pembonceng Yamaha R15, Ira Wiranti Susilo, yakni patah kaki kiri, tangan kanan, dan tangan kiri lecet.

Sedangkan luka ringan dialami pengendara Honda Vario Anindia Dian Perdana. Warga Ngawen itu mengalami luka lecet di kedua kaki dan kedua tangannya. Pembonceng Honda Vario, Desi Kurniati, mengalami luka di kepala, mata lebam, dan bibir sobek.

Selain korban meninggal dunia dan luka-luka, kejadian itu juga mengakibatkan kerugian material senilai Rp3 juta. Saat ini, pollisi masih menyelidiki kasus kecelakaan itu, termasuk menyelidiki penyebab meninggalnya pengendara Yamaha R15, apakah meninggal saat menubruk mobil pikap atau terbentur atau tertabrak kendaraan lain.

"Di samping itu, kami menyelidiki juga apa yang menyebabkan pengendara Yamaha R15 tiba-tiba menubruk mobil pikap dari arah belakang,” kata Ipda Panut Haryono mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi.