Seusai Dilantik, 2 Anggota DPRD Wonogiri Pulang Jalan Kaki Puluhan Kilometer

Anggota DPRD Wonogiri dari PKB, Sunarno (tengah), bersiap berjalan kaki didampingi dua rekannya dari PKB di depan Kantor DPRD Wongiri, Kamis (15/8/2019) sore. (Solopos - Rudi Hartono)
15 Agustus 2019 20:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024 yang baru saja dilantik pada Kamis (15/8/2019) pulang ke rumah mereka yang berjarak puluhan kilometer dengan berjalan kaki.

Mereka adalah legislator dari PKB Sunarna dan legislator PDIP Novri Roesmono. Setelah pelantikan, dilanjut acara ramah tamah di Graha Paripurna Kantor DPRD, kawasan kota Wonogiri, mereka pulang. 

Keduanya berpakaian seperti bukan seorang anggota DPRD Wonogiri. Sunarno mengenakan baju lurik, celana panjang hitam, bercaping, membawa tas lusuh, dan beralas sandal jepit. 

Sementara Novri mengenakan kaus oblong, bercelana panjang, bersepatu olahraga, dan memakai topi. Seusai Salat Asar, Sunarno yang merupakan legislator pendatang baru berjalan kaki menuju rumahnya di Senayu RT 001/RW 004, Biting, Purwantoro, Wonogiri, sejauh lebih kurang 55 km. 

nazar jalan kaki wonogriAnggota DPRD Wonogiri dari PDIP, Novri Roesmono, berjalan kaki melintasi Alun-Alun Giri Krida Bakti dekat Kantor DPRD Wonogiri, Kamis (15/8/2019) sore. (Solopos/Rudi Hartono)

Sementara Novri, legislator tiga periode itu menuju rumahnya di Melikan, Gedong, Pracimantoro, sejauh 39-40 km. Saat berbincang dengan Solopos.com sebelum berangkat jalan kaki, Sunarno mengatakan pulang jalan kaki dilakukannya untuk membayar nazar. 

Dia nazar ketika menghadapi kondisi sulit selama berkontestasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu. Menurut lelaki 42 tahun itu persaingan antarcalon anggota legislatif (caleg) di daerah pemilihan (dapil) III sangat berat. 

Banyak caleg yang mengeluarkan biaya sangat besar untuk meraih simpati warga. Di sisi lain, Sunarno merasa tak punya banyak uang. Dia hanya mengandalkan hubungan baik dengan warga selama ini.

“Di lingkungan tempat tinggal, saya modin. Jadi, saya dekat dengan warga. Saya hanya mengandalkan hubungan baik itu. Sedangkan caleg lainnya keluar materi yang besar. Berat sekali kontestasinya. Makanya, saya nazar kalau dalam kondisi seperti itu bisa mendapat kursi, setelah dilantik di Kantor DPRD saya akan jalan kaki,” ucap Sunarno.

Melalui aksi itu dia ingin menunjukkan finansial bukan segalanya dalam kontestasi Pemilu. Aksi tersebut juga didedikasikannya untuk warga yang telah memilihnya. 

Dia berkomitmen menjaga kepercayaan warga selama menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anggota DPRD 2019-2024. “Saya tidak punya persiapan khusus. Malah, kemarin [Rabu] sore hingga dini hari tadi [Kamis] saya masih beraktivitas bersama warga. Capai sebenarnya, tapi saya sudah niat. Kalau di perjalanan capai ya istirahat. Saya bawa bekal makanan sekadarnya. Insyallah saya akan sampai rumah sebelum Subuh,” imbuh Sunarno.

Sementara itu, selama tiga periode menjadi anggota DPRD baru kali itu Novri jalan kaki dari Kantor DPRD ke rumahnya. Niat nazarnya muncul karena alasan yang serupa dengan Sunarno. 

Dia berjanji akan jalan kaki dari Kantor DPRD menuju rumah jika Allah mengizinkannya kembali menjadi legislator. Dia berniat seperti itu setelah melihat kontestasi yang dipenuhi materi. Sementara dia hanya mengandalkan kepercayaan warga.

“Ternyata tanpa materi besar pun warga tetap memberi amanah kepada saya,” ulas Novri.

Sunarno dan Novri adalah dua dari 50 legislator terpilih hasil Pemilu 2019 yang dilantik menjadi anggota DPRD Wonogiri, Kamis.