Cuaca Ekstrem, Perhatikan 6 Hal Ini Saat Mendaki Gunung Merbabu!

Jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo Boyolali. (Bisnis/Endang Muchtar)
16 Agustus 2019 16:30 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Seperti biasanya pada malam menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), kalangan pendaki antusias mendaki gunung agar bisa menyambut HUT RI di ketinggian pada keesokan harinya.

Salah satu gunung yang menjadi tujuan pendaki di malam tujuhbelasan adalah Gunung Merbabu di Jawa Tengah.

Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu mencatat jumlah pendaki yang akan naik gunung melalui jalur Selo, Boyolali, Jumat (16/8/2019) malam, berdasarkan aplikasi sistem pendataan dan monitoring [Sidaring] mencapai 2.908 orang. Angka itu belum termasuk pendaki yang go show [datang langsung] melalui empat jalur pendakian lainnya

“Sehingga kemungkinan jumlah pendaki nanti sekitar 3.000 lebih,” ujar Kasubbag Tata Usaha (TU) BTNG Merbabu Johan Setiawan mewakili kepala BTNG Merbabu, Junita Parjanti, saat ditemui wartawan, Jumat.

Dia menjelaskan Upacara HUT RI diselenggarakan pada Sabtu (17/8/2019) pukul 10.00 WIB, pada 3 Jalur pendakian Gunung Merbabu yakni sabana (jalur Selo), pos II Wekas, dan jalur pendakian Thekelan.

Demi keselamatan, BTNG Merbabu menyampaikan imbauan bagi pendaki dan calon pendaki sebagai berikut:

1. Pastikan peralatan dan logistik yang dibawa memenuhi prinsip safety, mengingat cuaca sangat panas pada siang hari dan sangat dingin pada malam hari.

2. Pastikan sampah dibawa turun, tidak membawa tisu basah dan alat atau barang-barang terlarang yang tidak diperlukan.

3. Bersabar, tidak berdesak-desakan dan memaksakan diri saat terjebak/bertemu dengan rombongan lain pada titik-titik yang sempit.

4. Mengingat jalan kering, licin, dan berdebu agar berhati-hati dan menggunakan sepatu standar tracking.

5. Mendirikan tenda di tempat camping yang tersedia yakni di pos 1, pos 2, pos 3, sabana I, dan sabana II.

6. Jaga kekompakan rombongan dan jangan pernah meninggalkan teman rombongan yang lemah/cedera.