Ini Pengakuan Minggir Karena Tak Mau Minggir Saat Tour D’Indonesia Lintasi Klaten

Rombongan Tour D'Indonesia saat melintasi Klaten, Senin (19/8 - 2019). (Solopos - Ponco Suseno)
20 Agustus 2019 09:00 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Kecelakaan Klaten terjadi di Jl Pemuda saat rombongan Tour D’Indonesia 2019 melintasi kawasan itu. Minggir Sri Miyanto, 38, warga Ngemplak, Bendan, Manisrenggo, Klaten mengalami luka-luka akibat diseruduk mobil rombongan Tour D’Indonesia, Senin (19/8/2019) siang.

Kecelakaan Klaten itu terjadi saat mengendarai sepeda motornya, Minggir nyelonong ke area perlintasan Tour D’Indonesia 2019. Meski sudah diteriaki dan diminta minggir, namun Minggir tak mau minggir. Alhasil Minggir diseruduk salah satu mobil rombongan Tour D’Indonesia.

Akibatnya, Minggir bahkan sempat terlempar ke jalur lambat Jl. Pemuda Klaten, sementara sepeda motornya terseret hingga 10 meter. Selain mengalami luka lecet di kepala, tangan, dan kaki, sepeda motor milik Minggir Sri Miyanto mengalami rusak parah.

Sementara mobil yang ditumpangi rombongan Tour D’Indonesia langsung melanjutkan perjalanan mengiringi para pembalap sepeda yang menyelesaikan etape I TdI 2019 sepanjang 178 kilometer (Candi Borobudur-Ngawi).

Kepada wartawan, Minggir Sri Miyanto mengaku tak tahu jalur utama di Jl. Pemuda Klaten sedang disterilkan karena akan dilalui pembalap sepeda Tour D’Indonesia 2019.

“Saya tahunya akan ada karnaval dari pemkab Klaten. Saya tak tahu kalau akan dilalui para pembalap sepeda. Tadi jalannya banyak yang ditutup juga. Saya dari Manisrenggo ingin bekerja [di kawasan perkotaan],” katanya.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kronologi tertabraknya Minggir bemula saat rombongan melintasi Klaten. Sebanyak 18 tim di Tour D'Indonesia 2019 melintasi Jl. Pemuda Klaten, pukul 10.30 WIB.

Jauh sebelum rombongan melintas, polisi sudah mensterilkan jalan utama di Kabupaten Bersinar itu. Peserta yang melintasi Jl. Pemuda Klaten terbagi menjadi dua rombongan.

Rombongan pertama melaju dengan kecepatan tinggi di Jl. Solo-Jogja tersebut. Beberapa menit kemudian, disusul rombongan kedua.

Menjelang melintasnya rombongan kedua, seorang pengendara sepeda motor Honda Megapro berpelat nomor AD 6987 IC yang dikendarai Minggir nyelonong di tengah perlintasan.

Semula Minggir Sri Miyanto melaju di dari arah Jogja-Solo. Di kesempatan itu, anggota polisi dan warga sudah meneriaki yang bersangkutan agar segera minggir atau keluar dari lintasan Jl. Solo-Jogja.

Lantaran tak kunjung minggir, sepeda motor yang dikendarai pemuda asal Manisrenggo itu diseruduk salah satu mobil rombongan Tour D'Indonesia yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

 Kejadian tersebut terjadi persis di depan pendapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. “Tadi sudah banyak yang meneriaki pengguna jalan yang tertabrak itu agar segera minggir. Karena tak segera minggir, pengguna jalan [yang nyelonong ke perlintasan TdI] langsung tertabrak. Posisinya berada di jalur kanan [dari Jogja-Solo]. Mobil di belakangnya juga berada di jalur yang sama. Setelah tertabrak mak bruk itu, banyak yang kaget dan langsung mendekati lokasi kejadian,” kata seorang warga di lokasi kejadian di Jl. Pemuda Klaten, Yani, 43, saat ditemui wartawan seusai kejadian.

Kasatnarkoba Polres Klaten, Kompol Munawar melihat kecelakaan yang dialami Minggir itu. Saat itu, Kompol Munawar turut mengawasi lalu lintas sekaligus memastikan tak ada pengguna jalan yang nyelonong ke tengah perlintasan di Jl. Solo-Jogja.

“Saat kejadian itu, saya juga ikut mencolot. Kejadiannya sangat dekat dengan posisi berdiri saya [berada di pembatas jalan antara jalur cepat dan jalur lambat],” katanya.