Vandalisme Tak Senonoh Ditemukan di Toko di Kalitan Solo

Petugas Satpol PP Solo mengecek tembok rumah warga di Jl. Sutomo Kalitan, Penumping, Laweyan, Solo, yang menjadi sasaran vandalisme, Kamis (22/8 - 2019) siang. Di dekat lokasi itu juga ditemukan vandalisme lainnya. (Solopos/Kurniawan)
22 Agustus 2019 13:30 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Aksi vandalisme bernuansa tak senonoh terjadi di toko DJ Sport yang bersebelahan dengan rumah warga Kalitan, Penumping, Laweyan, Solo, yang menjadi sasaran vandalisme bertuliskan "Papua Merdeka".

Diduga pelaku vandalisme di toko olahraga itu sama dengan pelaku corat-coret bernuansa disintegrasi bangsa, Papua Merdeka. Warna cat yang digunakan untuk corat-coret di toko itu sama dengan yang dipakai vandalis Papua Merdeka.

Selain itu waktu ditemukannya corat coret di toko DJ Sport sama dengan ditemukannya vandalisme Papua Merdeka yaitu Kamis (22/8/2019) pagi. Dugaan itu disampaikan karyawan Toko DJ Sport Solo, Alief Andreas, 30, saat diwawancarai wartawan.

‘[Pelaku vandalisme] Sepertinya sama karena warnanya sama. Dan kemarin di tempat saya belum ada corat coretnya. Begitu di situ [pagar rumah warga] ada coretannya pagi ini, di rolling door toko tempat saya kerja juga ada,” tutur dia.

Alief menuturkan para karyawan DJ Sport akhirnya bersama-sama menghapus tulisan dan gambar tak senonoh di rolling door. Ihwal corat-coret di pagar rumah warga di sebelah Toko DJ Sport, menurut dia bertuliskan Papua Merdeka.

Tapi dia tidak tahu siapa pelaku corat-coret di pagar rumah tersebut. “Tadi saat jam istirahat pukul 10.00 WIB saya lihat ada ramai-ramai di situ. Lalu saya ikut melihat ternyata tulisan Papua Merdeka dan gambar pulau Papua,” sambung dia.

Alief mengatakan vandalisme di pintu Toko DJ Sport berbeda dengan yang ada di pagar rumah warga. Sebab coretan yang ada di toko tempat dia kerja berupa tulisan nama dan gambar alat vital laki-laki.