Kepala Patung Bancolono Yang Dicuri di Karanganyar Masuk Cagar Budaya

Kepala patung Bancolono yang dicuri dari Sendang Bancolono di Tawangmangu, Karanganyar. (Solopos - Sri Sumi Handayani)
25 Agustus 2019 18:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar memastikan kepala patung Eyang Bancolono yang dicuri warga Kabupaten Magetan, Kamis (22/8/2019) pukul 12.15 WIB, dari Kawasan Sendang Bancolono termasuk cagar budaya.

Kepala Seksi (Kasi) Cagar Budaya Bidang Kebudayaan Disdikbud Karanganyar, Sawaldi, menuturkan kawasan Sendang Bancolono sudah didaftarkan sebagai kawasan cagar budaya. Kawasan Sendang Bancolono terbagi menjadi tiga objek, yakni Sendang Kakung, Sendang Putri, dan pertapaan.

Kawasan Sendang Bancolono berada di perbatasan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Magetan. Sendang masuk wilayah Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, sedangkan pertapaan masuk wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.

"Itu kawasan masuk cagar budaya. Kami daftarkan kawasannya. Benda yang di dalamnya masuk kawasan cagar budaya. Ada patung macan itu sudah lama. Ada patung Eyang Bancolono. Itu juga," kata Sawaldi saat dihubungi Solopos.com, Minggu (25/8/2019).

Sebelumnya diberitakan, tiga warga Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, yakni AB, 46, SH, 47, dan AH, 43, mencuri kepala patung Bancolono di kompleks pertapaan Sendang Bancolono, Kamis siang. Mereka membawa martil seberat 15 kilogram (kg).

Setelah melancarkan aksi, mereka melarikan diri ke arah Tawangmangu mengendarai mobil Honda Brio pelat nomor AE 1912 BX. Penjaga Sendang Bancolono, Purharyanto alias Best, berupaya mengejar pelaku dengan mengendarai sepeda motor.

Setelah kejar-kejaran sejauh kurang lebih 5 km, laju kendaraan pelaku teradang pawai di Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu. Best berhasil mengadang pelaku. Pelaku ditangkap dan dibawa ke Polres Karanganyar.