Warga Berharap Mal di Bekas Terminal Sunggingan Boyolali Jadi Nyata

Terminal Sunggingan, Boyolali. (Solopos - Dok)
05 September 2019 13:40 WIB Tamara Geraldine Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sejumlah warga Boyolali antusias wacana yang digulirkan Bupati Boyolali Seno Samodro terkait pembangunan mal dan hotel di bekas Terminal Sunggingan. Mereka berharap wacana pembangunan mal segera terealisasi.

Salah satu warga Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Rini Astianisa, mengaku tidak sabar menunggu pembangunan mal dan hotel di bekas lahan Terminal Sunggingan.

“Di Kabupaten Boyolali tidak ada yang sama sekali. Alhamdulillah sekarang ada wacana Bapak Bupati membangun mal. Jika saya ingin menonton film di bioskop saya harus datang ke Kota Solo, ”kata dia saat ditemui solopos.com di Pasar Boyolali, Kamis (5/9/2019).

Ia berharap wacana pembangunan mal dan hotel bekas Terminal Sunggingan ini tidak seperti pembangunan Grand Maharani (GM) Mal Boyolali. Pembangunan GM Mal Boyolali di Stadion Sonolayu hingga saat ini belum juga terealisasi.

Senada, warga Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Niken Pujiastuti, berharap pembangunan mal segera terealisasi.

“Semoga saja tidak sebatas wacana belaka saja, saya sebenarnya senang ada mal di Boyolali. Selama ini Kabupaten Boyolali dikenal sebagai Kabupaten terpelosok, ”katanya.

Diberitakan, lahan bekas Terminal Sunggingan, Boyolali, akan disulap menjadi mal dan hotel. Pembangunannya akan menggandeng investor. Bupati Boyolali, Seno Samudro, mengatakan bekas Terminal Sunggingan mudah diakses dan strategis. Hotel yang akan dibangun nanti bukan hanya menawarkan kamar, namun juga event, entertainment, dan meeting room.

“Nanti ada lima lantai, dua lantai untuk mal. Untuk lantai tiga dan empat untuk hotel, dan satu lantai untuk parkir. Luas lahan Terminal Sunggingan bertemu 9.800 meter persegi. Lahan seluas itu tidak akan dibangun penuh tetapi akan menyisakan sebagian lahan untuk ruang terbuka hijau, ”kata Seno, Rabu (5/9/2019).