3 Tempat Usaha di Jl. Ir. Juanda Solo Dibongkar Petugas Dinas Perdagangan

Petugas Bidang PKL Disdag Solo membongkar kios nonpermanen di Jl. Ir. Juanda, Jebres, Solo Selasa (10/9/2019). (Solopos - Candra Mantovani)
11 September 2019 07:30 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Petugas Dinas Perdagangan (Disdag) Solo membongkar tiga bangunan tempat usaha di Jl. Ir. Juanda, Jebres, Solo, Selasa (10/9/2019). Pembongkaran dilakukan lantaran ketiga bangunan itu didirikan di lahan milik pemerintah.

Kendati demikian, pada Selasa itu petugas baru bisa membongkar satu bangunan nonpermanen yang digunakan berjualan pakan burung. Kasi Penataan Bidang PKL Disdag Solo, Handoko, mengatakan bangunan lainnya akan menyusul dibongkar kemudian.

“Bangunan lapak pakan burung ini nonpermanen, jadi langsung bisa kami angkut menggunakan pikap yang kami bawa. Kalau yang lainnya ada konter pulsa dan bengkel bubut masih meminta kelonggaran," jelas dia.

Handoko melanjutkan rencananya pada Rabu (11/9/2019) petugas Disdag melanjutkan membongkar kios permanen untuk jualan pulsa. "Mereka [pemilik kios] bilang malam ini mau pindah ke tempat baru,” jelas Handoko ketika ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatan.

Kabid PKL Disdag Solo, Didik Anggono, mengatakan ketiga bangunan tersebut ditertibkan lantaran telah melanggar Perda No. 3/2008 tentang PKL. Menurut Didik, tidak ada penolakan dari pemilik usaha yang ditertibkan lantaran mereka tahu dalam posisi salah.

Mereka sepakat pindah dan menyerahkan lahan tersebut kembali ke negara untuk digunakan sesuai fungsinya.

“Jadi mereka itu sudah mengakui salah dan bersedia menyerahkan tanah ke negara. Untuk yang bengkel bubut memang meminta waktu sampai akhir bulan ini karena mereka butuh tempat luas. Barang mereka yang harus dipindahkan banyak,” ucap Didik.

Nantinya, lahan yang ditertibkan akan difungsikan sebagai taman dan jalur pedestrian. “Akan dikembalikan fungsinya. Kemungkinan besar jadi taman atau jalur pejalan kaki,” imbuh Didik.

Sementara itu, penjaga konter pulsa yang akan dibongkar, Titi Wulandari, mengaku sudah mengetahui akan ditertibkan sejak bulan lalu. Pemilik usaha sudah mendapatkan tempat yang baru dan siap untuk pindah.

“Kami akan mulai angkut barang nanti malam. Kalau perinciannya saya tidak tahu karena saya hanya penjaga kiosnya. Pindahnya tidak jauh dari lokasi sekarang,” ucap dia.