Soloraya
Senin, 30 Januari 2023 - 18:30 WIB

Refleksi Gibran 2 Tahun Pimpin Solo, Dapat Nilai 7 hingga 9,5

Kurniawan  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Anggota DPRD Solo, Suharsono, memberikan paparannya saat menjadi narasumber Muscab dan Sarasehan Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Solo bertema Refleksi dan Proyeksi Kepemimpinan Kota Surakarta Pasca Kepemimpinan Gibran di Hotel Amrani Syariah Solo, Senin (30/1/2023). (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO—Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendapatkan penilaian variatif dari para narasumber Muscab dan Sarasehan Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Solo, di Hotel Amrani Syariah Solo, Senin (30/1/2023).

Sarasehan itu mengambil tema Refleksi dan Proyeksi Kepemimpinan Kota Surakarta Pasca Kepemimpinan Gibran. Tampil sebagai narasumber, Ketua IKA PMII Solo, M. Chamim Irfani; Anggota DPRD Solo, Suharsono dan Antonius Yogo Prabowo, serta Ketua DPD KNPI Solo, Agus Riyanto. Sedangkan moderator adalah Pemred Solopos Media Group (SMG), Rini Yustiningsih.

Advertisement

Chamim, yang juga Ketua DPC PKB Solo, memberi nilai tujuh untuk kepemimpinan Gibran hampir dua tahun ini. Dia beralasan masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum berhasil diatasi oleh Gibran. Salah satunya angka inflasi Solo yang sempat melonjak tinggi khususnya akumulasi pada Desember 2022. Angka itu menurut dia tergolong tinggi.

“Saya soroti laju inflasi itu sangat tinggi di Solo pada 2022, tujuh persen. Khususnya akumulasi di Desember 2022, sampai 7%. Inflasi tingkat nasional 5,51% jatuh 5,63%. Solo 7,03%, khusus Desember 2022,” ungkap dia. Chamim menduga persediaan barang kebutuhan masyarakat berkurang selama Desember.

Advertisement

“Saya soroti laju inflasi itu sangat tinggi di Solo pada 2022, tujuh persen. Khususnya akumulasi di Desember 2022, sampai 7%. Inflasi tingkat nasional 5,51% jatuh 5,63%. Solo 7,03%, khusus Desember 2022,” ungkap dia. Chamim menduga persediaan barang kebutuhan masyarakat berkurang selama Desember.

Menurut dia, mestinya pemerintah bisa mengantisipasinya dengan mengambil tindakan-tindakan yang dibutuhkan. “Di birokrasi itu kan ada Tim Pengendali Inflasi Daerah. Bagaimana peran Mas Gibran dalam mengendalikan birokrasi? Karena sampai tujuh persen inflasinya. Duwur banget,” kata dia. Bahkan inflasi Solo lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Alasan lain Chamim memberikan nilai tujuh untuk Gibran karena belum mampu mengefisiensikan birokrasi Pemkot Solo. Salah satunya dengan masih berkompromi dengan Tenaga Kerja Dengan Perjanjian Kerja Daerah (TKPKD). “Mas Gibran kompromi di situ. Karena ke depan itu, birokrasi harus bisa efisien, karena anggarannya cukup besar,” terang dia.

Advertisement

“Kalau saya di angka delapan. Yang satu angka milik Tuhan, satu lagi masih ada beberapa PR yang harus dikerjakan Gibran. Yang sangat urgent meningkatkan PAD, karena PAD ini soko guru untuk kesinambungan pembangunan di Solo. Gibran masih banyak mengandalkan alokasi dana dari CSR, DAU, DAK, dari pusat,” kata dia. Suharsono berharap Pemkot Solo bisa lebih mandiri atau berdikari dalam membiayai berbagai program atau kegiatannya.

Sementara, Antonius Yogo Prabowo yang merupakan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo, memberikan nilai sembilan terhadap kepemimpinan Gibran di Solo. Salah satu yang menurut dia perlu dibenahi yaitu meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) agar mencapai 20%. Dia melihat kerja keras sudah dilakukan untuk memenuhi itu.

“Ada beberapa yang belum begitu muncul meskipun upayanya sudah begitu masif. Misalnya RTH, Mas Gibran dengan segala kreativitasnya, seperti dengan pot portabel di beberapa lokasi, Solo terasa sudah tak begitu panas. Di bidang pendidikan ada PR bangunan-bangunan sekolah, bagaimana siswa bisa belajar dengan nyaman,” kata dia.

Advertisement

Terakhir, Agus Riyanto, memberikan nilai 9,5 atas kinerja Gibran. Angka 0,5% menurut dia karena masih ada persoalan kemiskinan yang harus dituntaskan.

“Yang 0,5 kemiskinan yang masih perlu didorong. Juga mensinergikan kegiatan-kegiatan agar punya impact economy. Setelah infrastruktur, bagaimana mendongkrak ekonomi,” ujar dia.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif