Soloraya
Kamis, 13 Januari 2022 - 19:03 WIB

Rel Layang Dibangun, Ini Beberapa Jalur Tikus Hindari Simpang Joglo

Kurniawan  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Sejumlah kendaraan melintas di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di Sadon RW V Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (13/1/2022) siang. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.coml, SOLO — Pengerjaan proyek rel ganda dan rel layang di simpang tujuh Joglo, Banjarsari, Solo, diyakini akan berdampak penumpukan arus lalu lintas di kawasan itu. Kondisi itu disadari betul para pengguna jalan yang rutin melintasi kawasan tersebut sehingga mereka mulai berpikir untuk mencari jalur alternatif atau jalan tikus.

Seperti diungkapkan Hari Sarbowo, warga perumahan Graha Mitra Berseri Wonorejo, Gondangrejo. Menurutnya, ada beberapa alternatif jalur yang bisa digunakan saat hendak ke Solo dan mengindari kawasan Simpang Joglo saat terjadi kemacetan.

Advertisement

Salah satunya melalui perlintasan sebidang kereta api (KA) tanpa palang pintu di Dukuh Sadon RW 005 Wonorejo. Jalur itu selama ini sudah menjadi jalur alternatif warga Gondangrejo ketika akan menuju wilayah Solo barat seperti Kelurahan Sumber, Manahan, Purwosari, dan sekitarnya.

Baca Juga: Parah! Kemacetan Simpang Joglo Solo Totalnya Bisa sampai 7 Jam Sehari

Advertisement

Baca Juga: Parah! Kemacetan Simpang Joglo Solo Totalnya Bisa sampai 7 Jam Sehari

Perlintasan sebidang kereta api di Sadon lumayan lebar dan bisa dilalui mobil untuk menghindari kawasan simpang Joglo, Solo, yang tengah  dibangun rel layang. Namun ketika ada dua mobil yang berpapasan, mereka harus melintas bergantian.

“Setelah melewati rel kereta langsung ambil arah Ngipang dan Jl Samodra Pasai, tembus ke di Jl Ki Mangun Sarkoro atau Banyuanyar,” tuturnya kepada Solopos.com, Kamis (13/1/2022).

Advertisement

Menurut Hari, jalur ke utara melalui Klodran dan Pandeyan cukup lebar dan kondisinya cukup baik. Bahkan truk tronton bisa lewat jalur itu. Sedangkan pengguna jalan dari utara yang ingin ke Solo tengah maupun timur bisa lewat Jl Bromo Raya, Banjarsari, untuk menghindari kawasan simpang Joglo.

Baca Juga: Cerita Palang Joglo Solo, dari Satu Perlintasan Jadi Simpang Tujuh

Awas Jalan Rusak!

“Kendaraan dari utara di Jl Solo-Purwodadi bisa belok kiri di Jetak, Wonorejo, sampai Jl Bromo Raya, Clolo, Banjarsari. Di situ bisa lurus tembus J. Sumpah Pemuda [depan Unisri], atau belok kiri lewat Jl Jaya Wijaya Mojosongo. Tergantung tujuannya,” kata Hari.

Advertisement

Jalur tersebut juga bisa dipakai pengguna jalan dari Solo tengah maupun timur yang ingin ke utara, baik Gondangrejo atau Gemolong dan sekitarnya. Namun kemungkinan besar penumpukan kendaraan juga akan terjadi di sepanjang Jl Bromo Raya.

Sebab jalur itu pun selama ini sudah cukup ramai kendaraan saat waktu berangkat dan pulang kerja. “Bila ragu lewat jalur itu, bisa ambil jalur Mojosongo atau Plesungan. Tapi tentu jalur itu memutar lumayan jauh dibandingkan Jl Bromo Raya,” terang Hari.

Baca Juga: Rel Layang Joglo Dibangun, Jalan Kampung Siap-Siap Jadi Pengalihan Arus

Advertisement

Lebih jauh banyaknya kendaraan yang menghindari Simpang Joglo saat pembangunan rel layang berpotensi memicu kerusakan infrastruktur jalan alternatif. Sebab kelas jalan alternatif yang dilalui belum tentu sesuai dengan tonase kendaraan yang melintas dalam kurun waktu lama.

Apalagi salah satu jalur yang kemungkinan dipakai jalur alternatif, yaitu Jl Raya Sanggrahan, Wonorejo, Gondangrejo, yang menyambung dengan Jl Bromo Raya, saat ini dalam kondisi rusak lumayan parah. Aspal jalan itu mengelupas dan berlubang.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo belum membuat rencana manajemen rekayasa lalu lintas jika simpang Joglo ditutup untuk pengerjaan rel layang. “Kami masih menunggu rapat koordinasi dengan PT Wika, PPK dan pihak-pihak terkait. Karena sampai saat ini metode pelaksanaan proyek kami juga belum tahu. Timeline pekerjaan juga belum tahu,” ujar Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Mudo Praytino, kepada Solopos.com, Kamis (13/1/2022).

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif