Soloraya
Selasa, 27 September 2011 - 09:30 WIB

Rumah pedagang dibobol, ratusan gram perhiasan dikuras

Redaksi Solopos.com  /  Nadhiroh  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - ilustrasi

ilustrasi

Sragen (Solopos.com) Rumah milik Parti, 60, warga Plumbon RT 51, Gondang, Sragen dibobol maling saat ditinggal pergi penghuninya, Senin (26/9/2011) siang, sekitar pukul 13.30 WIB. Akibatnya, ratusan gram perhiasan milik perempuan yang berprofesi sebagai pedagang itu amblas disikat pencuri.

Advertisement

Kapolres Sragen, AKBP IB Putra Narendra, melalui Kasubag Humas, AKP Mulyani, saat ditemui wartawan, Selasa (27/9/2011), mengungkapkan pencurian itu terjadi saat rumah korban dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya. Pintu samping rumah itu, kata dia, ternyata tidak dikunci. Pencuri dengan leluasa masuk rumah melalui pintu samping.

“Pencuri langsung mengobrak-abrik kamar tidur korban dan almari korban. Pencuri menguras perhiasan korban berupa kalung seberat 60 gram, dua buah cicin seberat 40 gram dan dua buah gelang seberat 90 gram. Korban baru mengetahui perhiasannya raib setelah masuk rumah. Korban kaget melihat kondisi kamarnya sudah tidak karuan. Total
kerugian korban senilai Rp 17 juta,” tegas AKP Mulyani.

Menurut dia, perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Gondang. Sejumlah aparat Polsek Gondang, sambung dia, masih melacak dan menyelidiki pelaku pencurian tersebut. “Kemungkinan besar pelaku sudah hafal dengan situasi rumah korban. Aparat Polsek Gondang masih mengembangkan kasus tersebut,” tegasnya.

Advertisement

(trh)

 

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif