Soloraya
Kamis, 22 September 2022 - 18:18 WIB

Satlantas dan Dishub Solo bakal Joint Survey Jelang Penutupan Jembatan Mojo

R Bony Eko Wicaksono  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pengendara kendaraan bermotor melintasi Jembatan Mojo, Solo, Rabu (18/5/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Satlantas Polresta Solo, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, dan kontraktor pelaksana proyek perbaikan Jembatan Mojo bakal melakukan joint survey dan finalisasi manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) terkait penutupan jembatan tersebut, Jumat (23/9/2022).

Langkah ini dilakukan guna memastikan lokasi penutupan Jembatan Mojo dari arah barat atau Pasar Kliwon. Setelah Jembatan Jurug B resmi ditutup pada Selasa (20/9/2022) sekitar pukul 14.30 WIB, berikutnya giliran Jembatan Mojo yang rencananya ditutup total mulai Senin (26/9/2022).

Advertisement

Penutupan jembatan yang menghubungkan wilayah Pasar Kliwon, Solo-Mojolaban, Sukoharjo, itu direncanakan berlangsung hingga 30 November. Guna memastikan titik lokasi penutupan jembatan dari Solo, Satlantas dan Dishub Solo bakal melakukan joint survey pada Jumat.

Tentunya, perwakilan kontraktor pelaksana proyek juga dilibatkan dalam joint survey dan finalisasi MRLL penutupan Jembatan Mojo Solo tersebut. “Besok baru dilakukan joint survey ke lokasi jembatan. Nanti bakal diketahui apakah titik lokasi penutupan jalan menuju jembatan,” kata Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polresta Solo, Ipda Dewi, mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agus Santoso, Kamis (22/9/2022).

Pelaksanaan joint survey penutupan Jembatan Mojo tak berbeda jauh dibanding Jembatan Jurug B. Sebelum resmi ditutup, joint survey juga dilakukan di Jembatan Jurug B. Sehingga bisa ditentukan titik lokasi penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas menuju Jembatan Mojo.

Advertisement

Baca Juga: Jembatan Jurug B Ditutup, Jam Masuk Kerja ASN Solo Dipastikan Tak Berubah

Jalur Alternatif

Berdasarkan linimasa proyek perbaikan Jembatan Mojo dikerjakan selama dua bulan hingga akhir November. “Harapan kami proyek jangan sampai molor karena Jembatan Jurug B sudah ditutup. Saat ini, sebagian kendaraan bermotor dari Karanganyar memilih melewati Jembatan Mojo. Jembatan Mojo masih bisa dilewati sebelum ditutup pada awal pekan depan,” ujarnya.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dishub Solo, Mudo Prayitno, mengatakan telah merancang MRLL penutupan Jembatan Mojo. Guna mematangkan MRLL perlu dilakukan joint survey dengan Satlantas Polresta Solo.

Advertisement

Menurut Mudo, pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif selama penutupan Jembatan Mojo. Kendaraan bermotor dari arah barat atau Solo dialihkan melewati Jembatan Bacem dan Jl Ciu sampai Pasar Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo.

Baca Juga: Jembatan Mojo Ditutup, Rute BST Solo Koridor 5 juga Beralih Lewat Jalan Ciu

“Iya, benar [joint survey penutupan Jembatan Mojo]. Kami bakal membahas jalur-jalur alternatif lain yang bisa dilewati pengguna jalan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Solo, Joko Supriyanto, meminta agar kontraktor pelaksana mengebut pengerjaan perbaikan jembatan.

Proyek perbaikan Jembatan Mojo tetap menggunakan sistem lantai panel ortotropik baja yang telah dirakit di Bekasi, Jawa Barat. Selain laintai jembatan, bantalan penahan struktur jembatan atau elastomer jembatan juga bakal diganti. Pada tahap akhir, pengaspalan dan pembuatan markah jalan dilakukan di bahu jembatan.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif