Soloraya
Rabu, 2 Maret 2022 - 15:59 WIB

Segini Cakupan Vaksinasi Booster di Wonogiri, Ada yang Lebih dari 100%

Rudi Hartono  /  Sri Sumi Handayani  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Petugas memvaksinasi warga di kompleks Kantor Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (1/3/2022). (Espos/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah mempercepat cakupan vaksinasi dosis ketiga atau booster berbasis kecamatan.

Hasilnya, ada kecamatan yang cakupannya lebih dari 100 persen. Polres Wonogiri turut berkontribusi dalam mempercepat cakupan penyuntikan vaksin booster dengan membuka layanan vaksinasi di Markas Polres (Mapolres).

Advertisement

Data cakupan vaksinasi booster seluruh kecamatan hingga Selasa (1/3/2022) pukul 08.00 WIB yang diperoleh Solopos.com pada Rabu (2/3/2022) mencapai 55,81 persen atau sebanyak 51.859 orang dari target sasaran 92.919 orang.

Baca Juga : Polres Wonogiri Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 hingga Malam

Advertisement

Baca Juga : Polres Wonogiri Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 hingga Malam

Cakupan vaksinasi booster di Kecamatan Eromoko paling banyak, yakni 118,21 persen atau mencapai 4.110 orang dari total target 3.477 orang. Kecamatan Wonogiri memiliki target sasaran terbanyak, yakni 14.442 orang. Tetapi baru 5.589 orang atau 38,75 persen yang sudah mendapatkan vaksin booster.

Ketua Satgas Penanganan Covid-10 Kecamatan Wonogiri yang juga Camat Wonogiri, Joko Purwidyatmo, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Selasa, mengatakan Satgas Kecamatan Wonogiri harus bekerja ekstra karena target sasaran paling banyak dibanding kecamatan lain.

Advertisement

Baca Juga : 6.000 Dosis Vaksin Booster di Pasar Klewer, Ini Sasaran Prioritasnya

Kendati demikian, tetap disiagakan tim vaksinator di masing-masing puskesmas. Mereka siap melayani warga yang ingin mengakses layanan vaksinasi dosis pertama, kedua, maupun ketiga.

Strategi Lain

“Layanan vaksinasi booster jemput bola sudah selesai dilaksanakan. Tapi, jumlah sasaran yang belum tervaksin booster masih cukup banyak. Oleh karena itu, kami juga menerapkan strategi lain,” kata Joko.

Advertisement

Strategi itu membuka layanan vaksinasi booster berbarengan dengan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kompleks kantor kecamatan. Keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT yang belum menerima vaksin booster diminta mengakses layanan vaksinasi booster setelah atau sebelum menerima BPNT.

Baca Juga : 4 Hal Ini Tidak Boleh Dilakukan Setelah Mendapatkan Vaksin Booster

Sebelumnya, pemerintah desa/kelurahan diminta memberi informasi kepada para KPM bahwa di kompleks kantor kecamatan terdapat layanan vaksinasi booster. Hal itu supaya KPM yang ingin mengakses layanan dapat menyiapkan bukti vaksinasi dosis pertama dan kedua terlebih dahulu.

Advertisement

“Ada ketentuan yang berbeda. Sekarang warga yang sudah divaksinasi dosis kedua tiga bulan lalu sudah bisa menerima vaksinasi booster. Sebelumnya, ketentuannya vaksinasi booster bisa diberikan kepada warga yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua minimal enam bulan sebelumnya,” ujar Joko.

Polres Wonogiri turut berkontribusi dalam mempercepat cakupan vaksinasi booster. Polres membuka layanan vaksinasi dosis pertama, kedua, dan booster di Mapolres, Senin (28/2/2022) lalu. Polres Wonogiri memiliki 3.500 dosis vaksin Covid-19 yang siap disuntikkan kepada warga. Pada hari itu 490 orang divaksinasi di Mapolres Wonogiri.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif