SOLOPOS.COM - Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali melakukan inspeksi mendadak (sidak) perdagangan daging sapi di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota, Rabu (25/7/2012). Dalam sidak ini ditemukan daging semi gelonggongan. (Farida Trisnaningtyas/JIBI/SOLOPOS)


Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali melakukan inspeksi mendadak (sidak) perdagangan daging sapi di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota, Rabu (25/7/2012). Dalam sidak ini ditemukan daging semi gelonggongan. (Farida Trisnaningtyas/JIBI/SOLOPOS)

BOYOLALI-Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Boyolali menemukan sejumlah daging semi gelonggongan yang dijual di pasar. Temuan ini saat dilakukan inspeksi mendadak penjualan daging sapi di beberapa pasar di Boyolali Kota, Rabu (25/7/2012).

Promosi Selamat! Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024

Daging semi gelonggongan ini masih banyak ditemukan di Pasar Boyolali Kota dan Pasar Sunggingan. Daging sapi ini dijual bebas di pasaran dalam keadaan semi basah. Kadar air dalam daging sapi yang dijajakan kepada pembeli pun cukup tinggi.

Staf Kesmavet Disnakan Boyolali, drh Hendro Kurnianto mengatakan, dari sidak di kedua pasar itu masih banyak ditemukan daging semi basah. Daging tersebut kadar airnya di atas standar.

“Standar daging sapi segar bagus yakni 77. Akan tetapi, dari pantauan kami di lapangan masih banyak kadarnya yang di atas standar,” tuturnya di sela sidak ke Pasar Boyolali Kota dan Pasar Sunggingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya