Soloraya
Kamis, 23 Juli 2020 - 17:30 WIB

Siswa Belajar Online, Orang Tua di Wonogiri Khawatir Anak Kecanduan Handphone

Aris Munandar  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Istri Bupati Wonogiri, Verawati (kanan) dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Wonogiri, Setyarini saat berbincang dengan wartawan pada peringatan Hari Anak Nasional di kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis (23/7/2020). (Solopos.com/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI -- Istri Bupati Wonogiri, Verawati, memberi edukasi pola asuh anak pada masa pandemi Covid-19 melalui siaran radio di kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis (23/7/2020).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional di Kabupaten Wonogiri.

Advertisement

Pencarian Sempat Dihentikan, Jenazah Perempuan yang Diduga Bunuh Diri di Bengawan Ngujur Magetan Ditemukan

Verawati mengatakan, pada prinsipnya pola asuh anak pada masa apapun, baik pandemi atau tidak harus merasa aman dan dicintai oleh keluarganya. Namun, karena ada pergeseran perilaku atau kebiasaan saat pandemi, ada beberapa langkah yang harus disiasati agar anak merasa aman dan dicintai.

Ia mengatakan, saat dialog interaktif secara online, banyak orang tua yang mempertanyakan pola asuh anak saat melakukan pembelajaran daring, karena muncul beberapa persoalan.

Advertisement

Gadis di Klaten Ini Bernama Temanku Lima Benua, Nama Pemberian WS Rendra

Persoalan tersebut yakni orang tua tidak biasa mendampingi anak secara daring, kuota internet boros dan khawatir jika anak kecanduan memainkan handphone.

"Saat pembelajaran daring, anak memang butuh pendampingan. Ortu harus mengetahui apa yang dilakukan anak ketika main handphone," kata dia kepada wartawan, Kamis.

Advertisement

Dianggap Berjasa saat Pandemi, Ketua RT/RW di Klaten Bakal Dapat Bantuan Sembako

Menurut Verawati, orang tua harus mulai mengikuti tren anak saat ini. Ortu sedikit harus paham berbagai aplikasi terutama youtube, yang saat ini menjadi tren anak-anak. Saat malam hari, ortu bisa mengecek riwayat atau histori di handphone. Jika tidak sesuai bisa ditegur.

"Orang tua kan mempunyai otoritas. Ketika anak marah karena ditegur tidak apa-apa. Hal itu agar anak menjadi tertib," kata Verawati.

Alhamdulillah, Warga Sragen Sopir Rosalia Indah dan Pedagang Sayur Sembuh dari Covid-19

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif