Soloraya
Jumat, 21 Juni 2019 - 10:10 WIB

Solopos Hari Ini: Mendikbud Revisi Kuota Jalur Prestasi PPDB

Redaksi Solopos.com  /  Septina Arifiani  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Presiden Joko Widodo memberi arahan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) soal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kemendikbud akhirnya merevisi kuota jalur prestasi dari sebelumnya 5% menjadi 5% hingga 15%.

”Berdasarkan arahan Presiden maka diputuskan adanya fleksibilitas jalur prestasi atau yang berada di luar zona. Akhirnya kami putuskan dibuat rentangnya dari 5% hingga 15% untuk jalur prestasi,” ujar Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi di Jakarta, Kamis (20/6).

Advertisement

Berita PPDB menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi Jumat (21/6/2019). Selain kabar tersebut simak beberapa kabar lainnya:

KECELAKAAN DI PANTAI BANTUL: Berharap Keajaiban untuk Ferry Anto
Keluarga Ferry dan teman-temannya terus berdatangan ke Pantai Baru Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis petang. Beberapa di antara mereka memanjatkan doa. Sejak terbawa ombak pada Kamis pagi hingga petang, Ferry dan anaknya, Freya Fajrina Dwi Saputri, 7, belum ditemukan.

Advertisement

KECELAKAAN DI PANTAI BANTUL: Berharap Keajaiban untuk Ferry Anto
Keluarga Ferry dan teman-temannya terus berdatangan ke Pantai Baru Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis petang. Beberapa di antara mereka memanjatkan doa. Sejak terbawa ombak pada Kamis pagi hingga petang, Ferry dan anaknya, Freya Fajrina Dwi Saputri, 7, belum ditemukan.

SIDANG DI MK: Penambahan-Pengurangan Suara di 2 Kubu

Marsudi Wahyu Kisworo, ahli yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang perselisihan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), menyebutkan tidak adanya keteraturan angka pada data yang muncul pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng).

Advertisement

Baca selengkapnya Epaper Solopos

Sepuluh orang pedagang sate jamu di Kabupaten Karanganyar menolak rencana penutupan warung penjual makanan berbahan daging anjing itu.

Mereka juga menolak beralih usaha. Mereka menolak bantuan awal dana Rp500.000 dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Mereka juga berencana menemui DPRD Kabupaten Karanganyar untuk mengadukan persoalan itu.

Advertisement

Berita tentang rencana penutupan warung makanan berbahan daging anjing di Karanganyar menjadi berita utama di halaman utama halaman Soloraya Solopos edisi Kamis (21/6/2019). Berikut beberapa cuplikan berita lainnya:

SENGKETA PEMILU: PDIP Kirimi Bawaslu Somasi
Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Solo mengirimkan somasi kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pusat, Kamis (20/6).

PELATIHAN TUKANG: Jangan asal Dirikan Bangunan
Puluhan orang menyebar di halaman dan lahan kosong di samping kantor Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Kamis (20/6). Mereka melakukan beragam aktivitas.

Advertisement

Baca selengkapnya Epaper Solopos

Advertisement
Kata Kunci :
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif