Soloraya
Kamis, 6 Januari 2022 - 15:48 WIB

Songsong Pemilu 2024, Bawaslu Klaten Kembangkan Desa AntiPolitik Uang

Ponco Suseno  /  Haryono Wahyudiyanto  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Sejumlah komisioner Bawaslu Klaten di bawah kepemimpinan Arif Fatkhurrahman menyampaikan kinerja sekaligus menyongsong Pemilu 2024 di kantor setempat, Kamis (6/1/2022). (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten mengembangkan empat desa antipolitik uang dan empat desa pengawasan partisipatif pada 2021. Hal itu dilakukan guna mengajak masyarakat agar proaktif dalam menolak politik uang sekaligus mengawasi saat berlangsung pemilu serentak 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Bawaslu Klaten sebenarnya tak memiliki agenda tahapan pemilu pada 2021. Namun sepanjang 2021, Bawaslu Klaten tetap melangsungkan berbagai kegiatan, di antaranya mengembangkan desa antipolitik uang dan desa pengawasan partisipatif.

Advertisement

Sebanyak empat desa antipolitik uang di Klaten 2021 di-launching di Desa Trotok (Kecamatan Wedi), Desa Tawangrejo (Kecamatan Bayat), Desa Nglinggi (Kecamatan Klaten Selatan), dan Desa Burikan (Kecamatan Cawas).

Baca Juga: 62 Perkara dan 72 Tersangka, Kasus Narkoba di Klaten 2021 Masih Tinggi

Sedangkan, desa pengawasan partisipatif 2021 di-launching di Desa Sawahan (Kecamatan Juwiring), Desa Plawikan (Kecamatan Jogonalan), Desa Taskombang (Kecamatan Manisrenggo), dan Desa Bero (Kecamatan Trucuk).

Advertisement

Pada waktu sebelumnya, Bawaslu Klaten telah terlebih dahulu merintis desa antipolitik uang. Rintisan itu seperti di Desa Gesikan (Gantiwarno), Desa Kebondalem Lor (Prambanan), dan Jemawan (Jatinom).

“Dalam memerangi politik uang, kami ingin mengubah cara yang dahulu dari atas ke bawah menjadi dari bawah ke atas. Harapan kami, masyarakat semakin cerdas sehingga politik uang bisa tuntas,” kata Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrahman, saat ditemui wartawan di Kantor Bawaslu setempat, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: PTM Terbatas di Klaten, Siswa Kurang Disiplin Memakai Masker

Advertisement

Sebagaimana diketahui desa antipolitik uang dan desa pengawasan yang di-launching Bawaslu Klaten hingga 2021 berbasis anggaran. Pada 2021, Bawaslu Klaten mengelola anggaran senilai Rp1,6 miliar.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif