Soloraya
Minggu, 20 Maret 2022 - 09:44 WIB

Tenggelam di Kubangan Proyek Tol Solo-Jogja, Bocah Boyolali Meninggal

Taufiq Sidik Prakoso  /  Chelin Indra Sushmita  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Beberapa pekerja jalan tol Solo-Jogja merampungkan pekerjaan bor log di Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Selasa (11/1/2022). (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, BOYOLALI – Seorang anak asal Boyolali meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan yang berada pada lokasi proyek tol Solo-Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Sabtu (19/3/2022) sore. Saat itu, anak berusia 11 tahun tersebut bermain bersama teman-temannya.

Anak itu berinisial BDJ, 11, warga Kecamatan Sawit, Boyolali. Kubangan berada di lokasi proyek tol Solo-Jogja di antara wilayah perbatasan antara Kecamatan Polanharjo, Klaten dengan Kecamatan Sawit, Boyolali. Jarak kubangan itu dari perbatasan wilayah Sawit sekitar 100 meter.

Advertisement

Saat kejadian, BDJ bermain bersama dua temannya. Saat berenang di kubangan sedalam dua hingga tiga meter itu. namun, anak itu tak kunjung muncul hingga teman-temannya melaporkan kejadian itu ke warga sekitar. Setelah dilakukan pencarian, anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah BDJ lantas dibawa ke rumah duka.

Baca juga: Proyek Uruk Tol Solo-Jogja dari Kartasura-Purwomartani Rp3 Triliun

Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, melalui Kapolsek Polanharjo, AKP Nurwadi, tak mengetahui secara persis fungsi kubangan tersebut. Dari keterangan warga yang dia peroleh, kubangan itu disiapkan untuk memasang tiang guna proyek tol.

Advertisement

Kapolsek menjelaskan papan larangan bermain di sekitar kawasan tersebut sebenarnya sudah terpasang pada beberapa lokasi. Atas kejadian itu, dia mengimbau agar warga lebih berhati-hati. Selain itu, warga diimbau untuk menaati rambu yang sudah dipasang di sekitar lokasi termasuk rambu larangan bermain di kawasan proyek tol Solo-Jogja.

“Kami tetap mengimbau agar orang tua tetap meningkatkan pengawasan kepada anak-anak mereka,” kata Kapolsek saat dihubungi Solopos.com, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Terima UGR Tol Solo-Jogja Rp100 Juta, Warga Manjungan Keluar dari PKH

Advertisement

Kepala Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Tri Manto, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB. Dia juga membenarkan di sekitar lokasi kerap menjadi tempat bermain anak-anak. Selama ini warga dan pekerja proyek kerap mengingatkan anak-anak agar tak bermain di sekitar lokasi proyek tol lantaran berbahaya.

“Saat kejadian, pekerja proyek tol libur,” jelas Tri Manto.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif