SOLOPOS.COM - Tersangka pemukul sopir angkutan feeder BST dihadirkan saat rilis kasus di Mapolresta Solo, Kamis (23/12/2021). (Istimewa/Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO — Bagas Ardino, 23, warga Kemasan, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, tersangka pemukulan sopir feeder Batik Solo Trans (BST) Solo, terancam hukuman maksimal dua tahun penjara.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap sopir feeder BST bernama Sudibyo, dijerat dengan pasal 351 ayat 1, jo pasal 335 ayat 1 KUHP. “Untuk ancaman paling lama dua tahun penjara. Saat ini tersangka ditahan di Rutan Polresta Solo,” kata dia, Kamis (23/12/2021).

Promosi Jaga Jaringan, Telkom Punya Squad Khusus dan Tools Jenius

Baca Juga: Round Up: Sudah Minta Maaf, Penganiaya Sopir Feeder BST Tetap Dibui

Disebutkan, kejadian penganiayaan itu terjadi pada Minggu (19/12/2021) di sekitar Jl. Gatot Subroto, Solo, sekitar pukul 18.00 WIB. Dua hari kemudian, pada tanggal 21 Desember 2021, tersangka ditangkap atas dua alat bukti yang sah.

Menurut Ade, proses penyelidikan kasus tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari pihak korban. Selain mengamankan korban, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sepeda motor tersangka, helm warna hitam yang diduga untuk memukul korban, rekaman gambar saat kejadian berlangsung serta pakaian tersangka yang dikenakan saat kejadian.

Baca Juga: Kepala Tertunduk, Pelaku Penganiayaan Sopir Feeder BST Solo Minta Maaf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya