Soloraya
Selasa, 20 Desember 2011 - 20:10 WIB

Tim Labfor Semarang ambil sampel sisa kebakaran

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

WONOGIRI–Tim laboratorium forensik (Labfor) Semarang datang ke rumah milik Utomo Yulianto, 35, warga Lingkungan Jatirejo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Selasa (20/12/2011). Tim beranggotakan empat orang dengan Ketua tim, AKBP Kartono sekitar satu jam memeriksa puing-puing sisa kebakaran.

Didampingi tim identifikasi Polres Wonogiri, tim Labfor mengukur luas bangunan rumah yang terbakar, Sabtu (17/12/2011). Diberitakan sebelumnya, kebakaran menimpa rumah milik Utomo Yulianto, 35 dan Ny Sayekti Nugraheni, 28, warga Lingkungan Jatirejo RT 01/RW IX, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Sabtu. Amukan api meludeskan rumah berdinding bambu dan menewaskan dua anak yang terperangkat di dalamnya.

Advertisement

Dua mayat kakak-adik itu, Jauzaa Salwa Jahrani, 3 dan adiknya Raditya Ghani Nugrautama, 1,5. Dua korban ditemukan berada di pojok rumah bagian depan sebelah barat. Saat ditemukan kondisi tubuh keduanya cukup mengenaskan.

Ketua tim Labfor Semarang, AKBP Kartono seusai mengidentifikasi sisa puing-puing rumah milik Utomo Yulianto mengatakan, pihaknya hanya membantu tugas reskrim Polres Wonogiri. Menurutnya, dirinya bersama tiga anggotanya, terdiri atas Totok, Llis dan Suparman mengambil abu, arang dan seperangkat perlengkapan memasak seperti kompor, tabung elpiji, selang dan panci.

“Ada sekitar lima item. Barang-barang tersebut akan kami identifikasi dan diperiksa di Labfor untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Barang-barang yang lain diamankan di Polres Wonogiri, seperti meteran listrik dan kompor untuk barang bukti,” ujar Kartono. Dia juga mengatakan, hasil pemeriksaan forensik akan diketahui sepekan sampai dua pekan lagi.

Advertisement

(tus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif